PHBD STMIK Akakom Sukses Kembangkan Desa Jamur

Selasa, 18 November 2014 - 13:12 WIB
PHBD STMIK Akakom Sukses...
PHBD STMIK Akakom Sukses Kembangkan Desa Jamur
A A A
YOGYAKARTA - Untuk pertama STMIK Akakom Yogyakarta mendapatkan Program Hibah Bina Desa (PHBD) di 2014 ini.

Bermodalkan dana Rp40 juta dari Dikti Kemenristekdikti, para mahasiswa STMIK Akakom Yogyakarta berhasil membina masyarakat Dusun Demen, Kecamatan Pakem, Sleman menjadi desa jamur.

“Melalui PHBD ini, delapan mahasiswa kami membina masyarakat Dusun Demen melalui kegiatan pengembangan budi daya jamur tiram yang melibatkan seluruh komponen masyarakat. Tujuan utamanya memang untuk menghidupkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di sana,” ujar Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan STMIK Akakom Yogyakarta Sri Redjeki SI MKom kemarin.

Menurut Kiki, sapaan akrab Sri Redjeki, menuturkan tujuan akhir dari pelaksanaan PHBD tersebut ialah dijadikannya Dusun Demen sebagai desa jamur. Karenanya, tak hanya sekedar membudidayakan jamur tiram, para warga juga dibina untuk mampu memproduksi produk olahan jamur hasil budi daya. Salah satu yang menjadi produk andalan warga ialah keripik jamur timur yang pemasarannya sudah mencakup seluruh wilayah DIY.

“Yang kami senangnya, warga sangat menyambut bahkan mau bergotong royong mempersiapkan segala kebutuhan. Lokasi budidaya sendiri merupakan tanah pinjamandari wargasetempat yangselama ini memang tidak dipergunakan. Dan pada 13 November 2014 lalu, kami telah menyerahkan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan PHBD ke Dikti,” paparnya.

Menurut Kiki, budi daya jamur yang dilakukan warga Demen tidak hanya membuka kesempatan kerja, tapi juga menghasilkan keuntungan yang tidak sedikit. Rencananya, pendampingan dari Akakom akan dilakukan hingga pertengahan 2015 agar wirausaha warga Demen tersebut benar- benar bisa berkelanjutan.

“Jamur sendiri dipilih sebagai produk karena makin pedulinya masyarakat kita akan kesehatan. Dan jamur bisa menjadi alternatif asupan gizi masyarakat yang tidak hanya lengkap dan sehat, tapi harganya pun masih terjangkau,” katanya.

Pembinaanbudidaya jamurtersebut tidak hanya bercocok tanam saja, mahasiswa juga melakukan pendampingan pada sisi pengorganisasian pengelola, pemasaran, pengelolaan keuangan, hingga pemanfaatan teknologi informasi. Dengan begitu, proses upaya pengabdian masyarakat dari para mahasiswa juga sekaligus terlaksana.

Ketua Tim Mahasiswa Pelaksana PHBD STMIK Akakom Yogyakarta Bobi Feriyana mengatakan, sejak awal Dusun Demen telah memiliki potensi alam dan sumber daya manusia yang baik untuk melakukan budi daya jamur. Sayangnya, potensi yang ada kurang dimanfaatkan sehingga daerah tersebut masuk dalam zona merah garis kemiskinan.

“Selama ini warga Demen hanya bermata pencaharian bertani ladang/sawah atau beternak dalam skala kecil. Sehingga dengan adanya upaya budi daya jamur ini diharapkan menjadi mata pencaharian baru yang lebih menjanjikan dari sisi ekonomi. Apalagi dengan proses budi daya yang tidak sulit dan pangsa pasar yang luas, kami berharap kesejahteraan mereka bisa lebih meningkat,” ujarnya.

Ratih keswara
(ars)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 menit yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
24 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
33 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
39 menit yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
52 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pengusaha Sukses...
10 Pengusaha Sukses yang Memulai Bisnis di Usia 50 Tahun ke Atas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved