Cerita Pagi

Rumah Bersejarah Inggit Garnasih Saksi Bisu Perjalanan Cinta Soekarno

loading...
Rumah Bersejarah Inggit Garnasih Saksi Bisu Perjalanan Cinta Soekarno
Rumah Bersejarah Inggit Garnasih Saksi Bisu Perjalanan Cinta Soekarno
BANDUNG - Salah satu istri dari Sang Proklamator Bung Karno, adalah Inggit Garnasih, perempuan asal Desa Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung.

Jejak asmara antara sang Proklamator dengan perempuan kelahiran 17 Februari 1888 itu terlihat dari sebuah rumah yang terletak di Jalan Ibu Inggit Garnasih, No 8 Bandung (dulu bernama Jalan Ciateul). Di rumah inilah, bapak bangsa itu sempat mengisi hari-harinya bersama istri keduanya itu.

Kebersamaan dua orang anak manusia itu, dimulai pada 24 Maret 1923, seiring dengan resminya mereka menikah.

Saat pernikahan, usia Soekarno jauh lebih muda dibanding istrinya, yaitu 22 tahun (namun kemudian dalam catatan nikah, usia Soekarno ditambah menjadi 24 tahun) dan Inggit 36 tahun (dalam catatan nikah, di-muda-kan satu tahun).

Dari rumah itu, kita bisa menelusuri sebagian perjalanan sang pahlawan kemerdekaan itu melalui sejumlah dokumen yang ada di sana.

Begitu masuk, kita akan disambut dengan deretan dokumentasi, berupa foto-foto kedua insan yang pernah menjalani biduk rumah tangga itu.



Beberapa foto yang terpasang di ruang utama, diantaranya moment saat Bung Karno menjenguk Inggit, setelah mereka bercerai.

Di sisi kiri ruang utama, terdapat sebuah ruangan yang dulu pernah digunakan oleh Bung Karno sebagai ruang baca.

Di ruang tersebut, terdapat deretan foto, salah satunya foto meja yang pernah digunakan oleh Bung Karno untuk menulis.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top