Penertiban PKL Semarang Tidak Efektif

Selasa, 26 Agustus 2014 - 16:59 WIB
Penertiban PKL Semarang...
Penertiban PKL Semarang Tidak Efektif
A A A
SEMARANG - Upaya penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang giat dilakukan Satpol PP Kota Semarang dinilai tidak efektif. Sebab, meski kiosnya telah dibongkar, PKL masih nekat menempati lokasi semula.

Pantauan KORAN SINDO di lapangan, dari beberapa lokasi penertiban PKL, banyak PKL yang kembali berjualan. Bahkan, hari ini, PKL yang menempati sepanjang trotoar Jalan Menteri Supeno, tepatnya di RSUP Dr Kariadi, kembali melakukan aktivitasnya. Padahal, sehari sebelumnya yakni Senin (25/8/2014), ratusan petugas Satpol PP telah membongkar paksa kios mereka dan mengangkut sejumlah barang-barang.

Menurut salah satu pedagang kelontong di lokasi itu yang enggan disebutkan namanya, dirinya nekat berjualan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, jika tidak berjualan di lokasi itu, ia tidak mampu membiayai kehidupan keluarganya.

"Kemaren (Senin) memang habis ditertibkan, barang-barang saya dibawa petugas Satpol PP. Tapi saya ya tetep berjualan, kalau tidak keluarga saya makan apa," kata perempuan paruh baya itu, Selasa (26/8/2014).

Ia mengaku siap jika suatu saat ada penggusuran lagi. Namun selama tidak ada tempat berjualan yang bagus, dirinya akan kembali nekat berjualan di lokasi itu. "Pokoknya ya kucing-kucingan. Kalau tidak boleh berjualan di sini harusnya dicarikan lokasi lainnya. Jangan main bongkar saja," tegasnya.

Pengamat Ekonomi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang FX Sugiyanto menilai, penertiban PKL yang sering dilakukan oleh Satpol PP di Kota Semarang memang tidak menyelesaikan masalah. Justru, dari penertiban PKL tersebut menimbulkan masalah baru.

"Soalnya Pemkot hanya fokus untuk menertibkan tanpa memberikan solusi yakni mencarikan tempat yang strategis bagi para PKL berjualan. Kalau seperti ini terus, maka persoalan PKL di Kota Semarang tidak akan pernah selesai. Penertiban seperti itu tidak akan pernah efektif," ujarnya.

PKL, lanjut Sugiyanto, selama ini hanya menjadi korban atas kebijakan-kebijakan Pemkot Semarang. Kehadiran mereka bak anak haram yang selalu ingin dibuang oleh pemerintah setempat.

"Ini jelas tidak bagus bagi Kota Semarang. Seharusnya Pemkot meniru kota lain dalam menyelesaikan persoalan PKL ini. Mereka bisa belajar dari keberhasilan Kota Solo dalam mengatasi permasalahan PKL."

Lebih lanjut Sugiyanto mendesak Pemkot Semarang lebih mengoptimalkan potensi para PKL di Kota Semarang. Pengelolaan PKL secara baik harus dilakukan karena PKL juga merupakan salah satu instrumen untuk mengembangkan Kota Semarang.

"Selain berkontribusi bagi pendapatan kota, kehadiran para PKL juga mampu mengangkat Kota Semarang di bidang wisata kuliner. Jadi menurut saya Pemkot Semarang lebih memilih mengoptimalkan potensi PKL daripada menggusurnya seperti yang telah terjadi," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
Agar Lebih Aman, Ikuti...
Agar Lebih Aman, Ikuti Prokes Jajan Makanan di Kaki Lima
120 Los Kanre Rong Disegel...
120 Los Kanre Rong Disegel Karena Menunggak Iuran Listrik
Curhat Pedagang Pecel...
Curhat Pedagang Pecel Lele dan Mi Ayam Terkait Pengetatan Jam Malam
Kerap Dijadikan Lokasi...
Kerap Dijadikan Lokasi Pesta Miras, Lapak PKL Dibongkar Satpol PP
Wakil Bupati Bone Minta...
Wakil Bupati Bone Minta PKL Bantu Pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi
Usaha Terpuruk Akibat...
Usaha Terpuruk Akibat PPKM Darurat, PKL Tamansari Salatiga Berduka
Berita Terkini
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
2 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
8 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
9 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
9 jam yang lalu
Infografis
Batas Aman Makan Kue...
Batas Aman Makan Kue Lebaran Biar Berat Badan Tidak Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved