Pedagang Buah Purwosari Direlokasi

Jum'at, 22 Agustus 2014 - 21:02 WIB
Pedagang Buah Purwosari...
Pedagang Buah Purwosari Direlokasi
A A A
SOLO - Dinas Pengelola Pasar (DPP) Kota Solo resmi memindahkan para pedagang buah yang berjualan di sekitar Simpang Tiga Purwosari. Para pedagang itu dipindahkan seiring dilakukannya penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan itu.

Kepala DPP Solo Subagiyo menyebutkan para pedagang resmi dipindahkan di shelter baru pada Jumat (22/8/2014) pagi. Para pedagang buah menempati shelter yang jaraknya sekitar 200 meter dari lokasi semula yang berada si samping Jalan Slamet Riyadi. Pihaknya menyebutkan shelter itu dipinjamkan secara gratis kepada para pedagang dengan masa peminjaman sekitar 29 tahun.

Dengan demikian, para pedagang buah tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun untuk menempati shelter tersebut. Para pedagang hanya diminta untuk merawat dan menjaga keberisihan shelter tersebut. "Para pedagang itu kami relokasi dari lokasi lama dan kami buatkan shelter baru yang kondisinya lebih bagus dan lebih tertata rapi," ucapnya, saat acara pemindahan pedagang buah, Jumat (22/8/2014).

Meskipun dipinjamkan secara gratis, pihaknya meminta para pedagang buah untuk memanfaatkan shelter itu secara maksimal. Pihaknya mengaku tidak segan-segan akan memberikan sanksi kepada para pedagang buah jika nantinya shelter itu tidak dipakai untuk berjualan. Bahkan, menurutnya, hak pakai para pedagang bakal dicabut dan dipindahkan keapda para pedagang lain yang ingin menggunanakannya.

Ia mengatakan, sanksi itu diterapkan mengingat mahalnya biaya yang dikeluarkan untuk membangun shelter baru tersebut. Menurutnya pembangunan shelter itu mencapai sekitar Rp600 juta yang berasal dari pihak investor yang membangun hotel di kawasan itu.

"Keseluruhan ada 47 los, yang terdiri dari pedagang buah, pedagang makanan, dan juga aksesoris, kami akan membantu melakukan promosi bagi para pedagang itu."

Sementara, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, agar shelter itu ramai pengunjung, sejumah pembenahan dan penataan harus dilakukan. Penataan itu terkait dengan banyaknya pohon-pohon besar yang berada di lokasi yang harus dirapikan. Tidak hanya itu, kebersihan di shelter itu juga harus dikelola dengan baik agar pembeli nyaman.
(zik)
Berita Terkait
Agar Lebih Aman, Ikuti...
Agar Lebih Aman, Ikuti Prokes Jajan Makanan di Kaki Lima
120 Los Kanre Rong Disegel...
120 Los Kanre Rong Disegel Karena Menunggak Iuran Listrik
Curhat Pedagang Pecel...
Curhat Pedagang Pecel Lele dan Mi Ayam Terkait Pengetatan Jam Malam
Kerap Dijadikan Lokasi...
Kerap Dijadikan Lokasi Pesta Miras, Lapak PKL Dibongkar Satpol PP
Wakil Bupati Bone Minta...
Wakil Bupati Bone Minta PKL Bantu Pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi
Usaha Terpuruk Akibat...
Usaha Terpuruk Akibat PPKM Darurat, PKL Tamansari Salatiga Berduka
Berita Terkini
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
14 menit yang lalu
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
2 jam yang lalu
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
2 jam yang lalu
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
2 jam yang lalu
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
4 jam yang lalu
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
5 jam yang lalu
Infografis
5 Buah yang Memiliki...
5 Buah yang Memiliki Dampak Buruk jika Dikonsumsi Berlebihan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved