Nestapa Hutan Kota di Rawa Buaya

Jum'at, 08 Agustus 2014 - 03:03 WIB
Nestapa Hutan Kota di...
Nestapa Hutan Kota di Rawa Buaya
A A A
JAKARTA - Kendati sudah dibangun tiga tahun lalu, Hutan Kota Rawa Buaya, Jakarta Barat tidak memiliki akses jalan. Akibatnya, banyak warga Jakarta Barat yang tidak mengetahui ruang terbuka hijau yang asri tersebut.

Untuk menuju Hutan Kota Rawa Buaya memang bukan perkara mudah. Perlu bertanya kesejumlah warga untuk sampai ke lokasi. Kendati sudah menemui lokasi taman seluas 1,09 hektare itu, namun tak mudah menemui pintu taman tersebut.

“Dibelakang pasar Rawa Buaya ada gang, masuk lewat situ lurus dan belok kanan,” kata Darman (32) salah satu pemotong rumput itu ketika ditanya mana akses masuk menuju taman tersebut, Kamis (7/8/2014).

Sekitar 500 meter dari gang di belakang Pasar Sentra Rawa Buaya, terdapat pemukiman liar yang berada tepat dibawah Sutet. Jalan berbatuan dengan letak pemukiman yang tidak merata tambah menyulitkan pengunjung untuk masuk ke hutan Kota tersebut.

“Itu pintu masuk Hutan Kota,” kata Erna (40), pemilik warung yang berada berdempetan dengan tembok Hutan Kota sisi selatan sambil menunjuk lapisan seng yang berdiri tegak selebar tiga meter dengan tinggi dua meter itu.

Dari barisan seng tersebut, tampak satu pintu terkunci rantai yang hanya bisa dilalui satu orang.
“Ada kok penjaganya di dalam. Bentar saya telepon dulu,” ungkapnya.

Selang beberapa menit, dari balik pintu seng itu keluarlah seorang lelaki berkaos hijau milik keamanan lingkungan bernama Agus Saputra (35).

Pada 2012, RTH ini ditananami ribuan pohon produksi seperti Pohon Jambu Air, Rambutan dan Mangga. Sedangkan pohon lindungnya yakni pohon Kenari dan Mahoni.

Saat ini pohon-pohon itu sudah setinggi sekitar dua meter, namun sayang belum juga dapat dinikmati oleh pengunjung. Sebab, akses jalan untuk menuju Hutan Kota tersebut belum ada.

Rencana awal pintu masuk berada di sisi selatan melalui jalan Bojong Raya. Namun karena tidak efektif, akhirnya ditutup dan dibuka melalui pintu utara.

Setelah dikaji kembali, pintu utara juga tidak efektif karena itu banyak pemukiman liar di atas lahan Pemprov DKI Jakarta yang rencananya akan dibuat waduk untuk mengatasi masalah banjir di kawasan Rawa Buaya.

“Nah awal tahun ini kami mendapatkan akses jalan alternatif. Nanti akan dibuat gapura besar sehingga warga tahu keberadaan hutan kota ini," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Pemkab Luwu Timur Gandeng...
Pemkab Luwu Timur Gandeng Pihak Swasta Bangun Ruang Terbuka Hijau
Tambah Ruang Terbuka...
Tambah Ruang Terbuka Hijau, 34 Taman Tematik Bakal Dibangun
Pemkot Diminta Maksimalkan...
Pemkot Diminta Maksimalkan Aset Terbengkalai Jadi RTH
Tak Dapat Kucuran Anggaran,...
Tak Dapat Kucuran Anggaran, Pertumbuhan RTH Makassar Berjalan Lambat
Kondisi RTH Kalijodo...
Kondisi RTH Kalijodo Kini Kurang Terawat
Taman Abisvara Beri...
Taman Abisvara Beri Living Experience dengan 6 Zona Unik
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
10 menit yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved