Guru SD Nekat Melucuti Pakaian di Mapolda Sumut

Rabu, 06 Agustus 2014 - 21:14 WIB
Guru SD Nekat Melucuti...
Guru SD Nekat Melucuti Pakaian di Mapolda Sumut
A A A
MEDAN - Seorang wanita berseragam dinas Pegawai Negeri Sipil (PNS), tiba-tiba mengamuk dengan meronta-ronta sambil mencoba melepas pakaiannya di depan gedung Mapolda Sumut, Rabu (6/8/2014).

Wanita yang belakangan diketahui namanya Nelly Dona Elita Br Hutabarat itu nekat melucuti pakaiannya karena gagal bertemu dengan Kapolda Sumut, Irjen Pol Syarief Gunawan. Aksi nekat itu dilakukannya di lapangan KS Tubun Polda Sumut tepat di depan kantor Jenderal bintang dua itu.

Aksi wanita yang berprofesi sebagai guru di Sekolah Dasar (SD) 10177 Desa Sampali Kecamatan Percut Seituan berakhir setelah beberapa petugas mengamankannya dan memberi penjelasan kepada warga yang tinggal di Jalan Cinta Rakyat Kecamatan Percut Seituan itu.

Setelah merasa tenang, wanita berusia 56 tahun itu mengaku nekat melakukan aksinya karena sudah sangat kesal laporannya nomor TBL/675/IX/2011/SPKT III tertanggal 17 September 2011 dan STTLP/949/XI/2011/SPKT Ia tertanggal 24 September 2011, belum mendapat kejelasan. Bahkan, saat hendak dipertanyakan ibu empat orang anak itu terkesan dipermainkan personel Polda Sumut.

"Katanya laporan saya dilimpahkan ke Polresta Medan. Namun ketika saya tanya Polresta Medan, disebut kalau laporan saya dikembalikan ke Polda Sumut. Saya merasa dipermainkan dan tidak mendapat hak keadilan, " ungkap Nelly.

Lebih lanjut, disebutnya kalau laporannya itu bermula dari rumah dinas yang ditempatinya di Jalan Irian Barat Pasar VII Desa Sampai Kecamatan Percut Seituan, dibongkar karena hendak dijadikan sekolah SMP, pada tahun 2010 lalu.

Namun, pembongkaran itu dianggapnya tidak sesuai peraturan karena tidak menggunakan petugas pamong praja dan hanya berbekal surat yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang, Saadah Lubis.

"Dulu, ada 7 rumah yang akhirnya jadi 5 rumah. Namun karena hanya saya yang menolak, saya tidak diberi kompensasi dan ganti rugi. Seenaknya mereka hancurkan rumah saya hingga merusak barang-barang saya. Karena penolakan saya itu juga, sampai saat ini barang-barang saya itu tidak saya angkut dari tempat itu, sebagai bukti perusakan yang mereka lakukan, " bebernya.

Sebelum mengakhiri, Nelly mengaku kalau yang dilaporkannya, adalah EL yang saat kejadian selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Percut Seituan, R selaku Komite Sekolah, U selaku penjaga sekolah dan RA selaku Kepala Desa yang dilaporkannya.

Oleh karena itu, dia mengaku akan terus memperjuangan haknya. Bahkan sebelum meninggalkan Mapolda Sumut, dia berjanji akan berbuat lebih nekat lagi.
(sms)
Berita Terkait
Ratusan Warga Konawe...
Ratusan Warga Konawe Bentrok di Perusahaan Tambang, 1 Terluka
Kurang Perhatian, Warga...
Kurang Perhatian, Warga Cikarang Demo PT NT Indonesia
Tidak Mau Sosialisasi...
Tidak Mau Sosialisasi dengan Warga, Dukuh Catur Surawan Dilengserkan Paksa
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Viral! Warga Muratara...
Viral! Warga Muratara Nangkap Ikan di Jalan Penuh Kubangan Lumpur
Warga Perumahan Cluster...
Warga Perumahan Cluster Grand Alifia Pasang Spanduk Protes
Berita Terkini
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
3 menit yang lalu
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
9 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
10 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
11 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
11 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
12 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved