PSK Dolly dan Jarak Gelar Upacara Bendera

Senin, 23 Juni 2014 - 17:07 WIB
PSK Dolly dan Jarak...
PSK Dolly dan Jarak Gelar Upacara Bendera
A A A
SURABAYA - Perlawanan terhadap penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak terus bergulir. Kali ini, sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) di lokalisasi tersebut menggelar upacara sebagai simbol perlawanan atas kebijakan Pemerintah Kota Surabaya yang menutup Dolly pada 18 Juni lalu.

Upacara yang dikemas sederhana ini dilakukan oleh para PSK dan mucikari di Gang Dolly. Para PSK ini menggunakan penutup wajah. Hal itu untuk menghindarai sorotan kamera sejumlah wartawan. Pemimpin upaca dipimpin oleh Anisa yang merupakan koordinator Advokasi Front Pekerja Lokalisasi (FPL). Dalam upacara ala PSK ini, petugas upacara membacakan teks proklamasi. Ada juga yang bertindak sebagai inspektur upacara, hingga petugas pengibar bendera Merah Putih.

Anisa dalam orasinya menyatakan, upacara ini sebagai bentuk perlawanan penutupan. "Dolly tetap buka sampai kapan pun," kata Anisa, Senin (23/6/2014).

Hanya saja, Dolly akan libur pada bulan Ramadan. Pada bulan itu tidak hanya lokalisasi Dolly yang libur. Seluruh tempat hiburan malam, panti pijat, diskotek dan lain-lain di di kota Surabaya, libur. "Nanti setelah lebaran akan buka lagi," tambahnya.

Anisa juga mengatakan, penutupan Dolly melalui deklarasi yang digelar di Gedung Islamic Center beberapa waktu lalu tidak memiliki kekuatan hukum dan bertentangan dengan tujuan kemerdekaan serta amanah konstitusi, khususnya pasal 27 ayat (2) yang berbunyi "Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusaan".

Ia juga mendesak pemerintah untuk fokus menangani masalah sosial seperti kemiskinan dan anak-anak terlantar, tidak perlu ikut campur pada masalah moral individu warganya. "Jika pemerintah berhasil menangani masalah sosial, saya yang pertama kali akan mengusir para PSK dari lokalisasi," tegasnya.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya menggelar deklarasi penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak di Gedung Islamic Center. Pemkot juga memberikan uang kompensasi kepada para PSK dan mucikari. Namun, setelah deklarasi itu, lokalisasi Dolly dan Jarak tetap beroperasi. Sejumlah PSK masih buka praktik di wisma-wisma Gang Dolly dan Jarak.
(zik)
Berita Terkait
Malam di Dolly dan Kerlip...
Malam di Dolly dan Kerlip Rezeki yang Abadi
Coba Bangkitkan Kembali...
Coba Bangkitkan Kembali Prostitusi Dolly, 10 Orang Diproses Hukum
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Asia Tenggara Itu Kini Jadi Sentra Kuliner, Yuk Intip Sajiannya
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Bisnis Esek-esek Itu...
Bisnis Esek-esek Itu Masih Tumbuh Subur di Kota Pahlawan, Dolly Belum Mati
Diajak ke Eks Lokalisasi...
Diajak ke Eks Lokalisasi Dolly, Ini Komentar Scroll of Honour Award
Berita Terkini
H-3 Mudik Lebaran, Tol...
H-3 Mudik Lebaran, Tol Layang MBZ Ditutup Sementara Imbas Kemacetan Arah Cikampek
12 menit yang lalu
Jalur Ketanggungan Prupuk...
Jalur Ketanggungan Prupuk Macet 5 Km, Kendaraan Pemudik Terjebak di Jalan Tikus yang Berbatu dan Berlumpur
28 menit yang lalu
H-3 Lebaran, Korlantas...
H-3 Lebaran, Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional Mulai Pagi Ini
30 menit yang lalu
Catat! Begini Pola Operasional...
Catat! Begini Pola Operasional MRT Jakarta saat Libur Lebaran 2025
44 menit yang lalu
Bebas Ginting Pembunuh...
Bebas Ginting Pembunuh Wartawan dan 3 Anggota Keluarganya Divonis Penjara Seumur Hidup
1 jam yang lalu
Polda Riau Inisiasi...
Polda Riau Inisiasi Aksi Tanam Pohon, Melindungi Tuah Menjaga Marwah
2 jam yang lalu
Infografis
AS Tepis Bisa Matikan...
AS Tepis Bisa Matikan Jet Tempur Siluman F-35 dari Jarak Jauh
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved