Polda Riau Inisiasi Aksi Tanam Pohon, Melindungi Tuah Menjaga Marwah
Jum'at, 28 Maret 2025 - 07:08 WIB
loading...
Ketua Yayasan Tumbuh sekaligus founder Tumbuh Institute Rocky Gerung menghadiri prosesi penanaman pohon yang diinisiasi Polda Riau, Kamis (27/3/2025). Penanaman pohon digagas langsung Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Foto: Ist
A
A
A
DUMAI - Ketua Yayasan Tumbuh sekaligus founder Tumbuh Institute Rocky Gerung menghadiri prosesi penanaman pohon yang diinisiasi Polda Riau, Kamis (27/3/2025). Penanaman pohon yang digagas langsung Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan ini mengambil tema ‘Melindungi Tuah Menjaga Marwah’.
Menurut Herry, menamam pohon bukan sekadar menanam kehidupan, tetapi juga menjaga kelestarian alam, melindungi tuah negeri, dan merawat marwah budaya. “Dengan langkah kecil ini, kita berharap Riau semakin hijau, sejuk, dan lestari,” ujarnya sesaat sebelum melakukan aksi tanam bibit pohon di Dumai.
Baca juga: Jaga Lingkungan, Penanaman Pohon di Serang Banten Digencarkan
Selain penghijauan, aksi penanaman pohon kali ini juga berangkat dari rapat dengan Kemenko Polkam yang meminta wilayahi Riau untuk mulai siaga dengan pergantian musim dari penghujan ke kemarau. Hal ini lantaran saat musim kemarau potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) cukup tinggi di Riau.
Selain merugikan masyarakat dan mengganggu kesehatan karena kabut asap, seringkali Karhutla yang gagal ditangani menjadi problem negara tetangga, khususnya Malaysia dan Singapura yang secara geografis berdekatan dengan Provinsi Riau.
Menurut Herry, menamam pohon bukan sekadar menanam kehidupan, tetapi juga menjaga kelestarian alam, melindungi tuah negeri, dan merawat marwah budaya. “Dengan langkah kecil ini, kita berharap Riau semakin hijau, sejuk, dan lestari,” ujarnya sesaat sebelum melakukan aksi tanam bibit pohon di Dumai.
Baca juga: Jaga Lingkungan, Penanaman Pohon di Serang Banten Digencarkan
Selain penghijauan, aksi penanaman pohon kali ini juga berangkat dari rapat dengan Kemenko Polkam yang meminta wilayahi Riau untuk mulai siaga dengan pergantian musim dari penghujan ke kemarau. Hal ini lantaran saat musim kemarau potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) cukup tinggi di Riau.
Selain merugikan masyarakat dan mengganggu kesehatan karena kabut asap, seringkali Karhutla yang gagal ditangani menjadi problem negara tetangga, khususnya Malaysia dan Singapura yang secara geografis berdekatan dengan Provinsi Riau.
Lihat Juga :