Kata Risma, PSK Dolly Dapat Intimidasi Sekelompok Orang

Kamis, 19 Juni 2014 - 10:15 WIB
Kata Risma, PSK Dolly...
Kata Risma, PSK Dolly Dapat Intimidasi Sekelompok Orang
A A A
SURABAYA - Lokalisasi Dolly dan Jarak resmi ditutup dengan deklarasi penututpan yang digelar, di Islamic Center, Jalan Dukuh Kupang, Surabaya. Namun, ribuan warga sekitar lokalisasi Dolly dan Jarak tidak hadir dalam penutupan tersebut.

Para PSK, mucikari, dan warga terdampak bahkan menggelar deklarasi tandingan pada waktu yang sama. Menanggapi hal ini, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyakini bahwa mereka yang tidak hadir dapat intimidasi.

"Karena mereka diintimidasi. Kalau kita mau jujur, berikan hak-hak warga di situ. Hanya orang-orang tertentu saja (yang tidak sepakat) kemudian mengatasnamakan masyarakat," kata Risma, ditemui usai deklarasi, di Gedung Islamic Center, Jalan Dukuh Kupang, Surabaya, Rabu 18 Juni 2014 malam.

Risma juga mengaku mendapat informasi bahwa sebenarnya warga lokalisasi dihalang-halangi untuk datang kedeklarasi. "Saya dapat info, mereka mau berangkat malah dilarang. Saya sampaikan, berikan mereka hak yang sama, tidak boleh ada intimidasi," terangnya.

Dia menjelaskan, upaya yang dilakukan oleh pemerintah terkait penutupan Dolly dan Jarak, semata-mata untuk memutus mata rantai dampak prostitusi. Misalnya, saat ini dari data yang ada jumlah penderita HIV/AIDS meningkat tajam. Dari 164 PSK penderita HIV/AIDS meningkat menjadi 218 PSK.

"Kalau tidak kita lakukan, PSK yang lain akan tertular. Data yang ada menyebut demikian. Termasuk sejumlah anak-anak yang dihidup di lokalisasi, kondisi psikologinya sudah semakin parah," terangnya.

Lebih lanjut, dia berharap anak-anak yang ada di Gang Dolly dapat pendampingan dari psikolog atau psikiater. Hal ini dimaksudkan agar mereka tidak terpengaruh dengan sikap orang dewasa dan orangtua mereka yang menggantungkan hidupnya di Dolly.
(san)
Berita Terkait
Malam di Dolly dan Kerlip...
Malam di Dolly dan Kerlip Rezeki yang Abadi
Coba Bangkitkan Kembali...
Coba Bangkitkan Kembali Prostitusi Dolly, 10 Orang Diproses Hukum
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Asia Tenggara Itu Kini Jadi Sentra Kuliner, Yuk Intip Sajiannya
Bisnis Esek-esek Itu...
Bisnis Esek-esek Itu Masih Tumbuh Subur di Kota Pahlawan, Dolly Belum Mati
Diajak ke Eks Lokalisasi...
Diajak ke Eks Lokalisasi Dolly, Ini Komentar Scroll of Honour Award
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
35 menit yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
39 menit yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
4 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
6 jam yang lalu
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved