Polisi Usut Peredaran Pupuk Palsu di Bone

Selasa, 17 Juni 2014 - 15:59 WIB
Polisi Usut Peredaran...
Polisi Usut Peredaran Pupuk Palsu di Bone
A A A
WATAMPONE - Di tengah kelangkaan pupuk di Kabupaten Bone, polisi kini menyelidiki satu kasus perdagangan pupuk bersubsidi yang diduga tidak sesuai dengan label dan mutunya.

Hal tersebut diungkapkan Paur Sub Bagian Humas Polres Bone Iptu Zulaeni T saat dikonfirmasi Sindonews.com, Selasa (17/6/2014). "Ada temuan dugaan mengedarkan pupuk bersubsidi yang tidak sesuai dengan label dan mutu, kejadiannya di Desa Opo, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone," ujar Zulaeni.

Zulaeni menambahkan, kasus tersebut adalah temuan petugas kepolisian bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) pertanian. Diduga, pupuk bersubsidi jenis SP-36 yang tidak sesuai label atau pupuk palsu, diperdagangkan kepada petani melalui pengecer resmi penyalur pupuk bersubsidi milik SN (49), warga Desa Lebbae, Kecamatan Ajangale.

"Dari data yang ada, diduga pelaku memperdagangkannya sejak Jumat 13 Juni lalu. Saat ini kasus tersebut masih dilidik, sementara barang bukti masih diamankan di Mapolres Bone untuk kepentingan penyelidikan ini," pungkasnya.

Sebelumnya, kelangkaan pupuk terjadi di Kabupaten Bone. Dari data yang dihimpun dalam beberapa pekan terakhir ini, selain langka, ada dua jenis pupuk yang tiba-tiba menghilang dari peredaran, yaitu pupuk SP-36 dan pupuk ZA. Sementara, pupuk jenis lainnya yaitu pupuk urea dan phonska mengalami kelangkaan karena stok pupuknya memang berkurang. Hal tersebut diungkapkan salah seorang pengecer resmi pupuk bersubsidi UD Marannu, Hawiyah (38).

"Memang ada dua jenis pupuk yang tidak ada, yaitu ZA dan SP-36, tapi itu karena petani tidak mengusulkannya pada Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) petani sehingga tidak ada permintaan pupuk tersebut. Sementara pupuk urea dan phonska memang kurang jatahnya yang masuk kepada kami," ujar Hawiyah.
(zik)
Berita Terkait
Setelah Beras Oplosan,...
Setelah Beras Oplosan, Pupuk Palsu Rugikan Petani Triliunan Rupiah
Gerebek Tempat Produksi...
Gerebek Tempat Produksi Pupuk Oplosan, Polisi Tangkap 3 Tersangka di Banyuasin
Polda Jateng Bongkar...
Polda Jateng Bongkar Gudang Gula Oplosan dan Ungkap Peredaran Pupuk Palsu
Sindikat Pupuk Oplosan...
Sindikat Pupuk Oplosan di Lampung Selatan Digulung Polisi, Pemilik Jadi Tersangka dan Ditahan
Wow! New York Legalkan...
Wow! New York Legalkan Mayat Manusia Diolah Jadi Pupuk
Miras Oplosan Tewaskan...
Miras Oplosan Tewaskan Sembilan Orang di Jepara
Berita Terkini
Geledah Ruko di Cipete...
Geledah Ruko di Cipete Selatan, Polda Metro Jaya Sita Dokumen dan Komputer
1 jam yang lalu
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
8 jam yang lalu
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
10 jam yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
13 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
14 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
15 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved