Pedagang Perlengkapan Bayi Simpan 2 Revolver

Selasa, 03 Juni 2014 - 15:39 WIB
Pedagang Perlengkapan...
Pedagang Perlengkapan Bayi Simpan 2 Revolver
A A A
SURABAYA - Subdit III Jatanras Polda Jatim mengamankan dua senjata api dari seorang pedagang perlengkapan bayi. Dia adalah BH (38), warga Jalan Rangkah, Tambak Sari Surabaya.

Dari tangan BH, polisi berhasil menyita dua pucuk senpi Pistol Browning Power Auto 9 mm buatan Belgia dan Senpi Revolver S&W Cai 22 mm. Selain BH, polisi juga menangkap RY (39), warga Jalan Krembengan Baru, Surabaya.

Dari tangan RY polisi menyita 5 pucuk senjata air softgun berbagai jenis. "Dari penangkapan BH ini dikembangkan ke tersangka RY. Senjata dari berbagai Jenis ini tanpa dilengkapi surat izin alias ilegal," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono, Selasa (3/6/2014).

Ditambahkan dia, tersangka BH ini menyewa kepada tersangka RH dua pucuk senjata api itu dengan harga Rp10 juta. Selama memegang senpi itu, tersangka mengaku belum pernah digunakan untuk aksi kejahatan.

"BH mengaku senjata api ini disewa hanya untuk koleksi saja. Pun demikian dengan RY yang mengaku hanya untuk koleksi. Namun, demikian polisi masih melakukan pengembangan kasus tersebut. Yang jelasa senjata-senjata ini ilegal," katanya.

Kepada petugas, RY mengaku mendapat semua senjata itu dari seorang teman di Facebook berinisial IR yang saat ini masih dalam pengejaran petugas. Untuk air softgun dibelinya dengan harga antara Rp1.950.000 hingga Rp2.200.000.

Sedangkan untuk senjata api jenis Pistol Browning dibeli dengan harga Rp13 juta dan Revolver Rp13 juta. RY dan IR berhubungan melalui Facebook. "Senjata-senjata itu dikirim melalui jasa pengiriman, dari Januari 2013 hingga Mei 2013," kata Awi.

Selain senpi, Polisi juga menyita 19 Peluru tajam dan ratusan butir peluru air softgun. Sementara itu, tersangka BH mengaku bahwa dua pucuk senpi miliknya adalah milik RY. Senjata tersebut juga sering dibawa berpergian kemana saja. "Hanya untuk koleksi saja. Enggak pernah saya gunakan untuk kejahatan," singkatnya.

Atas perbuatan itu, para tersangka dijerat dengan Undang-undang Darurat No.12 tahun 1951 tentang Senpi dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup, atau 20 tahun penjara.
(san)
Berita Terkait
Propam Gelar Pemeriksaan...
Propam Gelar Pemeriksaan Senjata Api Polisi di Polres Tegal
Pemusnahan 432 Puncuk...
Pemusnahan 432 Puncuk Senjata Api Rakitan Hasil Operasi Senpi di Sumsel
Polda Sumsel Musnahkan...
Polda Sumsel Musnahkan 532 Senjata Api Rakitan Laras Panjang dan Pendek
Jadi Perakit Senjata...
Jadi Perakit Senjata Api Sejak 2014 Tahun, Sabtudin Baru Ditangkap
Kesal Selalu Campuri...
Kesal Selalu Campuri Urusan Rumah Tangganya, Menantu Letuskan Senpi ke Mertua
Rakit Senpi Ilegal,...
Rakit Senpi Ilegal, Guru SMP Swasta di Malang Diamankan Polda Jatim
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
49 menit yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
1 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
1 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Senin 15 Desember: Indonesia Nyaman di Posisi 2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved