Perusakan Rumah Tempat Ibadah Dilaporkan ke Polisi

Senin, 02 Juni 2014 - 22:25 WIB
Perusakan Rumah Tempat...
Perusakan Rumah Tempat Ibadah Dilaporkan ke Polisi
A A A
SLEMAN - Perusakan bangunan yang dijadikan tempat peribadatan di Dusun Pangukan, Tridadi, Sleman oleh massa berbuntut ke proses hukum.

Pengelola rumah ibadah tersebut melaporkan perusakan itu ke Polda DIY pada, Senin (2/6/2014). Setidaknya ada enam orang pengelola yang datang.

Pemilik bangunan yang juga Pdt Nico Lomboan mengungkapkan, sejak bangunan rumah yang digunakan tempat ibadah itu diprotes warga dan dilakukan penyegelan, selama tiga tahun pelaksanaan peribadatan selalu berpindah-pindah tempat tiap minggunya.

Untuk menyewa tempat peribadatan setiap minggunya pun, setidaknya mereka harus
mengeluarkan uang jutaan rupiah.

Kemudian pada Minggu (1/6/2014) pagi, jemaat datang dan membuka bangunan yang statusnya masih disegel itu diakui hanya karena ingin melakukan peribadatan, tanpa ada maksud lain.

Namun, kegiatan itu justeru memicu reaksi warga sekitar hingga akhirnya berdatangan massa melakukan perusakan. "Kami hanya ingin beribadah," ucapnya, Senin (2/6/2014).

Dengan adanya perusakan itu, mereka pun akhirnya memutuskan untuk menempuh jalur hukum dan melapor ke Polda DIY.

Sementara itu, bangunan yang dirusak massa dan semula dilakukan penjagaan petugas pun, kemarin siang sudah tak nampak mendapatkan penjagaan ketat dari aparat.

Wakapolda DIY Kombes Pol Ahmad Dhofiri mengatakan, kejadian itu tak lain muncul karena bangunan yang sudah lama tidak digunakan untuk peribadatan dan kondisinya disegel, kemudian secara tiba-tiba digunakan untuk peribadatan.

Hal itulah yang memancing reaksi warga. Atas perusakan yang terjadi kepolisian pun diakui telah mengambil langkah dengan meminta keterangan saksi-saksi warga sekitar. "Kemarin sempat dilakukan evakuasi (jemaat) sehingga tidak ada korban," timpalnya.

Atas kejadian perusakan bangunan tempat ibadah itu, kepolisian pun diakui telah melakukan langkah dengan meminta keterangan saksi-saksi warga sekitar.

Bahkan, supaya kejadian itu tidak meluas, menurut Ahmad Dhofiri, Minggu (1/6/2014) sore sudah dilakukan pertemuan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama pemerintah daerah dan kepolisian supaya tidak ada yang terpancing.
(sms)
Berita Terkait
Puluhan Personel Diterjunkan...
Puluhan Personel Diterjunkan untuk Mengejar Pelaku Kejahatan di Jalinbar
Perempuan Diduga Gangguan...
Perempuan Diduga Gangguan Jiwa Rusak Masjid di Grand Depok City
Pasca Perusakan Mapolsek...
Pasca Perusakan Mapolsek Ciracas
Pria Bersenjata Tajam...
Pria Bersenjata Tajam Hancurkan Kaca Masjid di Sukabumi, Ini Penampakannya!
Polresta Manado Amankan...
Polresta Manado Amankan Terduga Pelaku Perusakan di Perum Bumi Asih Sawangan
Geger, Pria Berkapak...
Geger, Pria Berkapak Serang Madrasah dan Masjid saat Acara Maulid Nabi di Sukabumi
Berita Terkini
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi...
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ketahanan Air dan Pangan
9 menit yang lalu
Sahroni Desak Polda...
Sahroni Desak Polda NTT Tindak Tegas Pelaku Intimidasi yang Diduga Sebabkan Dokter Icha Tewas
32 menit yang lalu
Polisi Ungkap Awal Mula...
Polisi Ungkap Awal Mula Bang Jago Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa
1 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
2 jam yang lalu
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Awan Panas Meluncur Sejauh 1,7 Km dari Puncak, Status Siaga!
4 jam yang lalu
Kolaborasikan Musik-UMKM,...
Kolaborasikan Musik-UMKM, Konser HS Hey Slank Bandung Dipadati 25 Ribu Slankers
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved