Pemkot Bandung Jemput Bola Layani Pembuatan Akta Kelahiran

Jum'at, 30 Mei 2014 - 13:05 WIB
Pemkot Bandung Jemput...
Pemkot Bandung Jemput Bola Layani Pembuatan Akta Kelahiran
A A A
BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung gencar melakukan jemput bola terhadap para ibu yang baru saja melahirkan agar anaknya bisa segera mendapat akta kelahiran.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (RK) mengungkapkan, dengan adanya program jemput bola yang dilakukan oleh Dinasi Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), diharapkan kesadaran masyarakat untuk segera membuat akta kelahiran anak bisa meningkat.

"Harapan saya, bapak dan ibu jangan menunda-nunda membuat akta kelahiran. Jadi sebelum melahirkan diharap sudah punya nama, agar lahir bisa segera mengurus akta kelahiran," kata RK, seusai menyerahkan akta kelahiran kepada warga di RS Bersalin (RSB) Emma Poeradiredja, Jumat (30/5/2014).

Pihaknya menilai, akta kelahiran saat ini sangat dibutuhkan, mulai dari kebutuhan sekolah hingga kebutuhan pekerjaan. "Jadi yang belum punya segera daftar dan buat di Disdukcapil atau ke mobil keliling seperti ini. Warga Bandung semua harus punya akta kelahiran," tuturnya.

Di tempat yang sama, Kadisdukcapil Kota Bandung Popong W Nuraeni menjelaskan, sistem jemput bola tersebut adalah bentuk kepedulian pemerintah agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan pembuatan akta secara langsung dan cepat.

"Sebetulnya mobil operasional yang melayani akta ini sudah ada sejak tiga tahun lalu, hanya saja baru kembali beroperasi sekitar dua bulan lalu," jelasnya.

Popong mengatakan, saat ini terdapat dua unit mobil yang bisa melayani akta keliling. Masing-masing mobil, lanjut Popong, bisa membuat 50 akta dalam satu hari. "Kalau di Disdukcapil sendiri, sehari bisa melayani 600 pembuatan akta. Tapi itu ada prosesnya. Kalau di mobil ini satu hari langsung print," terangnya.

Pihaknya berharap, seiring dengan respons positif saat ini, pelayanan akta keliling bisa ditambah bahkan hingga menyentuh masyarakat di wilayah masing-masing? "Kita ingin 100 persen warga Bandung punya akta. Karena sampai saat ini baru sekitar 90 persenan saja yang punya," pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang orangtua penerima akta, Karno, mengaku senang dengan pelayanan tersebut. Menurutnya, selain cepat, program tersebut juga sangat membantu. "Ini program bagus, saya harap bisa berjalan terus. Kebetulan anak saya yang namanya Kenzo Alvarezza Ghifari ini lahir hari Senin, lalu Selasa daftar, dan sekarang sudah dapat aktenya. Dan, juga ini gratis," katanya.
(zik)
Berita Terkait
Pemkab Sleman Jemput...
Pemkab Sleman Jemput Bola bagi Layanan Kependudukan Penyandang Sosial
Heboh, Surat Kependudukan...
Heboh, Surat Kependudukan Susi Pudjiastuti Dijadikan Bungkus Gorengan
Kurang Pemahaman, Warga...
Kurang Pemahaman, Warga Masih Cetak KK di Kantor Catatan Sipil
Begini Cara Mengurus...
Begini Cara Mengurus Surat Pindah Domisili Terbaru
Kemendagri Permudah...
Kemendagri Permudah Transgender Dapatkan e-KTP
Penduduk China Bakal...
Penduduk China Bakal Menyusut 50 Persen dalam 80 Tahun, Karena Remaja Enggan Punya Anak
Berita Terkini
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
1 jam yang lalu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
2 jam yang lalu
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
10 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
13 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
14 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
15 jam yang lalu
Infografis
Rute Pawai Akbar Persib...
Rute Pawai Akbar Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved