Penutupan Dolly bisa picu konflik horizontal

Kamis, 15 Mei 2014 - 13:20 WIB
Penutupan Dolly bisa...
Penutupan Dolly bisa picu konflik horizontal
A A A
Sindonews.com - Gelombang dukungan pada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk menutup lokalisasi Dolly pada 19 Juni mendatang mulai muncul. Bahkan, Gabungan Umat Islam Bersatu (GUIB) siap berada di garda depan untuk menutup lokalisasi terbesar di Asia Tenggara tersebut. Dukungan ini merupakan reaksi atas pernyataan Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana yang menolak penutupan Dolly.

Sosiolog dari Universitas Airlangga (Unair) Bagong Suyanto mengatakan, tidak mempermasalahkan sikap kelompok-kelompok yang mendukung penutupan lokalisasi. Tapi, dukungan ini bisa memicu konflik horizontal antara pihak yang mendukung dan pihak yang menolak. Apalagi, kelompok masyarakat yang tergabung dalam GUIB, salah satunya adalah Front Pembela Islam (FPI).

Rekam jejak FPI selama ini, sering melakukan tindakan anarkis dalam setiap penertiban yang mereka lakukan. Dalam pengalaman-pengalaman sebelumnya, FPI juga seringkali menggelar sweeping ke Dolly setiap memasuki bulan Ramadhan. "Potensi konflik horizontal pasti ada. Maka, pemkot harus pandai-pandai menengahi," katanya, Kamis (15/5/2014)

Bagong mengungkapkan, warga Putat Jaya (tempat Dolly beroperasi), akan melakukan perlawanan atas penutupan ini. Pasalnya, Dolly merupakan kawasan bagi mereka untuk menyambung hidup. Perlawanan akan dilakukan warga jika pemkot tidak punya kebijakan sebagai jalan keluar dari penutupan lokalisasi yang dihuni sebanyak 1.080 pekerja seks komersial (PSK) ini. Warga harus mendapat jaminan penghasilan.

"Penutupan Dolly itu tidak hanya berbekal niat baik semata. Tapi ini masalah sosial, masalah hajat hidup orang banyak. Pemkot harus mampu memenuhi keinginan warga setempat yang terdampak atas penutupan Dolly. Pemkot harus duduk bersama dengan warga," terangnya.
(zik)
Berita Terkait
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Gang Royal...
Lokalisasi Gang Royal Rawa Bebek telah Dibongkar, Ini Harapan Warga ke Pemprov DKI
Prostitusi Online-Lokalisasi...
Prostitusi Online-Lokalisasi Berkedok Karaoke Marak di Ketapang, Warga Resah
3 Tempat Prostitusi...
3 Tempat Prostitusi di Jakarta yang Sudah Ditutup, 2 di Antaranya Disulap Jadi Bangunan Bermanfaat
ABG Cantik asal Serang...
ABG Cantik asal Serang Dijual ke Pengelola Lokalisasi di Jakarta
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
52 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved