Polisi pastikan korban tewas di karaoke karena miras
Rabu, 07 Mei 2014 - 16:34 WIB
Polisi pastikan korban tewas di karaoke karena miras
A
A
A
Sindonews.com - Polisi dari Sektor Serpong, memastikan kalau Bambang Sulistiyanto (35) korban tewas di room karaoke D'Amour, Alam Sutera, Kota Tangerang Selatan akibat over dosis minuman keras (miras).
"Dari hasil pemeriksaan dokter di Rumah Sakit Ass Syobirin, dipastikan korban tewas akibat over dosis nenggak miras," ungkap Kapolsek Serpong, Kompol Muhammad Iqbal, Rabu (7/5/2014).
Namun, saat akan diautopsi lebih lanjut, Iqbal mengatakan keluarga korban melakukan penolakan. Sebab, korban atas nama Bambang Sulistiyo memiliki riwayat penyakit maag kronis.
"Jadi keluarga mengikhlaskannya dan memilih untuk langsung memakamkan," ujar Iqbal.
Sementara itu, pihak kepolisian saat ini mengaku baru memeriksa satu dari empat rekan korban yang satu room. Pasalnya ketiga temannya tersebut meninggalkan korban dan satu rekannya saat tak sadarkan diri di room karaoke nomor 15.
"Baru satu teman korban yang diperiksa bernama Suardi, sementara tiga lainnya sedang dicari karena kabur saat korban kejang, pihak managemen karaokenya juga sudah dipanggil sebagai saksi," tuturnya.
"Dari hasil pemeriksaan dokter di Rumah Sakit Ass Syobirin, dipastikan korban tewas akibat over dosis nenggak miras," ungkap Kapolsek Serpong, Kompol Muhammad Iqbal, Rabu (7/5/2014).
Namun, saat akan diautopsi lebih lanjut, Iqbal mengatakan keluarga korban melakukan penolakan. Sebab, korban atas nama Bambang Sulistiyo memiliki riwayat penyakit maag kronis.
"Jadi keluarga mengikhlaskannya dan memilih untuk langsung memakamkan," ujar Iqbal.
Sementara itu, pihak kepolisian saat ini mengaku baru memeriksa satu dari empat rekan korban yang satu room. Pasalnya ketiga temannya tersebut meninggalkan korban dan satu rekannya saat tak sadarkan diri di room karaoke nomor 15.
"Baru satu teman korban yang diperiksa bernama Suardi, sementara tiga lainnya sedang dicari karena kabur saat korban kejang, pihak managemen karaokenya juga sudah dipanggil sebagai saksi," tuturnya.
(ysw)