Cari ikan di sungai, Fadli tewas terseret arus
Senin, 17 Maret 2014 - 19:27 WIB
Cari ikan di sungai, Fadli tewas terseret arus
A
A
A
Sindonews.com - Seorang anak tewas terbawa arus sungai di Kabupaten Cirebon, sedangkan seorang anak lainnya berhasil diselamatkan.
Korban tewas yakni Fadli Fairus bin Warsadi (4), sedangkan korban selamat Aldi bin Ismanto (5), keduanya warga RT 04/10 Blok Kaliasem, Desa Kejiwan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon.
Berdasarkan informasi, peristiwa itu berawal ketika keduanya tengah mencari ikan dan telur bebek di desa mereka sekitar pukul 13.00 WIB.
Kegiatan itu menyebabkan kedua tangan dan kaki masing-masing kotor. Mereka pun kemudian bermaksud mencuci tangan di sungai yang masuk saluran irigasi BGS6 di desa setempat.
Namun tiba-tiba Fadli terpeleset dan terjatuh ke sungai. Aldi pun berupaya menyelamatkannya, namun gagal karena dia pun turut terjatuh dan hanyut terbawa arus. Kondisi sungai sendiri ketika itu tengah deras akibat hujan besar.
Belakangan, Aldi berhasil diselamatkan Jani (34), warga Blok Kaliasem yang tengah bekerja di sebuah gubuk las di tepi sungai. Jani mengetahui kejadian itu ketika melihat adanya tangan yang menggapai-gapai dari dalam sungai.
"Saksi mata Jani melihat ada tangan yang menggapai-gapai berusaha minta tolong. Dia pun langsung menceburkan diri ke dalam sungai," terang Kapolsek Susukan AKP Supriyadi, Senin (17/3/2014).
Nyawa Aldi pun berhasil diselamatkan, lain halnya dengan Fadli yang ketika itu masih hilang. Warga bersama polisi kemudian melakukan pencarian di sepanjang sungai.
Sekitar pukul 15.10 WIB, Fadli pun berhasil ditemukan berjarak sekitar 200 meter dari tempat dia terpeleset. Saat ditemukan, masih ada denyut nadi yang terasa dan dia pun segera dibawa ke RS Sumber Waras. Namun setelah sampai di rumah sakit, nyawa Fadli rupanya tak berhasil diselamatkan.
Korban tewas yakni Fadli Fairus bin Warsadi (4), sedangkan korban selamat Aldi bin Ismanto (5), keduanya warga RT 04/10 Blok Kaliasem, Desa Kejiwan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon.
Berdasarkan informasi, peristiwa itu berawal ketika keduanya tengah mencari ikan dan telur bebek di desa mereka sekitar pukul 13.00 WIB.
Kegiatan itu menyebabkan kedua tangan dan kaki masing-masing kotor. Mereka pun kemudian bermaksud mencuci tangan di sungai yang masuk saluran irigasi BGS6 di desa setempat.
Namun tiba-tiba Fadli terpeleset dan terjatuh ke sungai. Aldi pun berupaya menyelamatkannya, namun gagal karena dia pun turut terjatuh dan hanyut terbawa arus. Kondisi sungai sendiri ketika itu tengah deras akibat hujan besar.
Belakangan, Aldi berhasil diselamatkan Jani (34), warga Blok Kaliasem yang tengah bekerja di sebuah gubuk las di tepi sungai. Jani mengetahui kejadian itu ketika melihat adanya tangan yang menggapai-gapai dari dalam sungai.
"Saksi mata Jani melihat ada tangan yang menggapai-gapai berusaha minta tolong. Dia pun langsung menceburkan diri ke dalam sungai," terang Kapolsek Susukan AKP Supriyadi, Senin (17/3/2014).
Nyawa Aldi pun berhasil diselamatkan, lain halnya dengan Fadli yang ketika itu masih hilang. Warga bersama polisi kemudian melakukan pencarian di sepanjang sungai.
Sekitar pukul 15.10 WIB, Fadli pun berhasil ditemukan berjarak sekitar 200 meter dari tempat dia terpeleset. Saat ditemukan, masih ada denyut nadi yang terasa dan dia pun segera dibawa ke RS Sumber Waras. Namun setelah sampai di rumah sakit, nyawa Fadli rupanya tak berhasil diselamatkan.
(san)