Gempa tektonik bisa picu erupsi gunung api

Rabu, 12 Maret 2014 - 20:35 WIB
Gempa tektonik bisa...
Gempa tektonik bisa picu erupsi gunung api
A A A
Sindonews.com - Kepala Program Studi Pasca Sarjana Fakultas Teknik Jurusan Teknik Geologi Universitas Gajah Mada Yogyakarta Agung Harijoko mengatakan, gempa tektonik ternyata bisa menjadi pemicu erupsi bagi gunung api. Karena gempa tektonik mempengaruhi aktivitas magmatik dan bisa memberi celah atau jalan magma yang ada di dapur menuju permukaan.

"Tektonik bisa memiliki peran, meski tidak langsung. Apa itu, dia (gempa tektonik) bisa membentuk freaktor -jalan utama- naiknya magma menuju dapur magma, dari dapur magma naik kepermukaan sehingga terjadi erupsi," jelasnya.

Agung menyampaikan, setiap gunung memiliki kantong atau dapur magma sendiri. Namun jika terjadi peningkatan status suatu gunung, tidak akan berpengaruh pada gunung lainnya.

"Karena erupsi gunung api disebabkan oleh magma yang ada di kantong-kantong magma, dan setiap Gunung Api itu memiliki kantong magma sendiri-sendiri, sehingga erupsi disatu gunung tidak akan menyebabkan gunung lain erupsi," jelasnya Rabu (12/3/2014).

Saat disinggung ada banyak gunung yang statusnya naik, Agung menjelaskan itu karena aktivitas magmatik di gunung tersebut juga naik.

Sementara itu Kepala Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Subandriyo menduga aktivitas terakhir Merapi yang mengeluarkan abu sulfatara setinggi 1,5 kilometer, dua hari lalu, Senin, 10 Maret 2014 karena dipicu gempa tektonik 5,4 skala richter (SR) di Malang, Jawa Timur.

Namun dia menegaskan tidak ada hubungannya peningkatan status satu gunung dengan gunung lainnya. Sebagai contoh Gunung Slamet naik status menjadi waspada, namun tidak bagi Gunung Merapi.

Dia mengakui beberapa gunung lain seperti Gunung Slamet mengalami gejolak. Bahkan, status gunung yang berada di lima Kabupaten di Jawa Tengah (Brebes, Tegal, Banyumas, Pemalang, dan Purbalingga) itu meningkat statusnya menjadi waspada.

"Ya ada gunung yang naik statusnya ke waspada, tapi Gunung Merapi aktif normal," katanya.

Sebagaimana diketahui, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho merilis saat ini ada satu gunung status awas (level IV) yakni Gunung Sinabung, tiga gunung status siaga (level III) masing-masing Karangetan, Rokatenda dan Lokon.

Selain itu, BNPB merilis ada 19 gunung naik status waspada yang terdiri dari Gunung Slamet, Kelud, Raung, Ibu, Lewotobi Perempuan, Ijen, Gamkonora, Soputan, Sangeangapi, Papandayan, Dieng, Gamalama, Bromo, Semeru, Talang, Anak Krakatau, Marapi, Dukono dan Kerinci.
(sms)
Berita Terkait
Takut Wedus Gembel,...
Takut Wedus Gembel, Ratusan Warga Kemalang Klaten Mengungsi
Merapi Masuk Fase Erupsi,...
Merapi Masuk Fase Erupsi, Ganjar Minta BPBD Memastikan Kondisi Pengungsi
Selain Lava Pijar, Pagi...
Selain Lava Pijar, Pagi Ini Merapi Luncurkan Awan Panas
Pagi Ini Merapi Keluarkan...
Pagi Ini Merapi Keluarkan Dua Kali Suara Gemuruh
Selama 6 Jam Terjadi...
Selama 6 Jam Terjadi 9 kali, Intensitas Guguran Lava Pijar Merapi Terus Meningkat
BPPTKG Prediksi Erupsi...
BPPTKG Prediksi Erupsi Merapi Menuju Selatan dan Tenggara
Berita Terkini
Ribuan Titik Panas Kepung...
Ribuan Titik Panas Kepung Kalimantan, Legislator PDIP Desak Optimalisasi Penanganan Karhutla
5 menit yang lalu
Gencar Konsolidasi,...
Gencar Konsolidasi, Marselinus Minta Kader Perindo Palu Aktif Dampingi UMKM dan Peternak
22 menit yang lalu
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
1 jam yang lalu
BPOLBF dan IN-FLORES...
BPOLBF dan IN-FLORES Rumuskan Masa Depan Ekowisata Labuan Bajo
2 jam yang lalu
Tingkatkan Pelayanan,...
Tingkatkan Pelayanan, Astamaops Kapolri Dorong Transformasi Hotline 110 dan Command Center
2 jam yang lalu
Ingin Berobat ke Negeri...
Ingin Berobat ke Negeri Jiran? IHH Healthcare Malaysia Gelar Expo di Surabaya
4 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved