KPAI janji kawal kasus kematian Zahra

Rabu, 04 Desember 2013 - 14:01 WIB
KPAI janji kawal kasus...
KPAI janji kawal kasus kematian Zahra
A A A
Sindonews.com - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Aris Merdeka Sirait mengaku prihatin dengan kematian Zahra,1,5 tahun yang meninggal akibat dibanting orang tuanya. Pihaknya akan mengawal dan mengadvokasi kasus ini agar kematian balita di Jalan Usman RT10/4, No 2 Ciracas, Jakarta Timur itu tidak sia-sia.

"Ya saya sudah dengar mengenai kasus itu dan kami sangat prihatin kekerasan terhadap anak yang berujung maut kembali terjadi di Indonesia," kata Aris yang ditemui di kegiatan talk show 'ayo gerakan mendengarkan anak' di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (4/12/2013).

Ia menganggap perbuatan pelaku yang juga ayah kandungnya dinilai sangat biadab dan diluar akal sehat. Kejadian itu sudah menjadi tindakan pidana sehingga biarkan proses hukum berjalan.

Dirinya belum tahu percis apa motif dan peristiwa yang melatarbelakanginya, termasuk kondisi keluarga karena baru setelah kegiatan ini pihaknya akan mengunjungi ke keluarga dan rumah korban.

"Kejadian ini akan kami jadikan momentum bagi bangsa ini sebagai gerakan untuk melawan kekerasan terhadap anak," tegasnya.

Baca juga: Balitas tewas dianiaya ayah kandungnya
(ysw)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
3 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
4 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
5 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved