Hujan abu mengganggu kenyamanan penumpang bus

Senin, 18 November 2013 - 15:55 WIB
Hujan abu mengganggu...
Hujan abu mengganggu kenyamanan penumpang bus
A A A
Sindonews.com - Hujan abu vulkanik Gunung Merapi yang turun di wilayah Solo, Jawa Tengah dan sekitarnya mengganggu kenyamanan para penumpang bus di lokasi penurunan sisi tengah Terminal Tirtonadi.

Meski demikian, kondisi itu tak terlalu mengganggu mobilitas angkutan umum.

“Abu vulkanik beterbangan di lokasi menaikturunkan penumpang, terutama di sisi tengah area terminal. Bus-bus yang masuk juga membawa abu dari jalanan,” kata Plt Kepala UPTD Terminal Tirtonadi Eko Agus Susanto, Senin (18/11/2013).

Abu beterbangan membuat jarak pandang di area terminal menjadi terbatas. Situasi tersebut terpantau hingga pukul 08.30 WIB.

Eko meminta para penumpang maupun kru bus agar memakai masker demi kesehatannya. Sementara, abu vulkanik akibat semburan Gunung Merapi cukup berdampak terhadap kelancaran arus kedatangan maupun keberangkatan bus ke luar kota dari Solo sejak Senin pagi.

Para sopir diingatkan supaya ekstra waspada karena jalanan menjadi licin dan jarak pandangnya terganggu. Eko mengatakan, hujan abu menyulitkan pengemudi, namun tidak sampai terjadi pembatalan keberangkatan bus AKAP maupun AKDP.

Tercatat, sebanyak 1.900 bus arus kedatangan dan keberangkatan dari terminal sejak Minggu (17/11/2013) sampai Senin (18/11/2013) pagi.

“Jam kedatangan dan keberangkatan juga normal dengan jumlah penumpang sekitar 6.500 orang. Tujuan utama ke Yogyakarta, Semarang, Surabaya dan Jakarta,” terang dia.

Berdasarkan pantauan, aktivitas warga Solo di ruas jalan terpapar abu vulkanik relatif normal. Para pengendara terlihat membatasi kecepatan saat melaju di hamparan abu tipis. Ini dikarenakan sebagian besar pengendara tak mengenakan masker.

“Dari UNS (timur) ke UMS (barat) semuanya berdebu. Jarak pandang maksimal hanya 30 meter. Hujan abu sangat terasa di wilayah Kartasura,” ujar Mulato Ishan, yang saat itu berkendara ketika turun hujan abu.
(lns)
Berita Terkait
Takut Wedus Gembel,...
Takut Wedus Gembel, Ratusan Warga Kemalang Klaten Mengungsi
Merapi Masuk Fase Erupsi,...
Merapi Masuk Fase Erupsi, Ganjar Minta BPBD Memastikan Kondisi Pengungsi
Selain Lava Pijar, Pagi...
Selain Lava Pijar, Pagi Ini Merapi Luncurkan Awan Panas
Pagi Ini Merapi Keluarkan...
Pagi Ini Merapi Keluarkan Dua Kali Suara Gemuruh
Selama 6 Jam Terjadi...
Selama 6 Jam Terjadi 9 kali, Intensitas Guguran Lava Pijar Merapi Terus Meningkat
BPPTKG Prediksi Erupsi...
BPPTKG Prediksi Erupsi Merapi Menuju Selatan dan Tenggara
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
1 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
1 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
2 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
2 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
2 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Mengapa Kita...
Ini Alasan Mengapa Kita Sering Merasa Lapar saat Musim Hujan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved