Puluhan awak bus di Solo terancam Koridor Dua

Minggu, 10 November 2013 - 15:29 WIB
Puluhan awak bus di...
Puluhan awak bus di Solo terancam Koridor Dua
A A A
Sindonews.com - Puluhan awak bus di Kota Solo terancam menganggur. Hal itu disebabkan pengoperasian Batik Solo Trans (BST) Koridor Dua pada akhir November mendatang.

Puluhuan awak bus tersebut berasal dari Perusahaan Otobus Atmo, yang saat ini beroperasi di Koridor Dua Kota Solo. Salah seorang supir Bus Atmo Sukino menyebutkan, pihaknya mengaku was-was jelang pengopersian BST koridor dua.

Menurutnya, pengoperasian BST tinggal menghitung hari, sedangkan kepastian mengenai pekerjaannya belum juga dia dapatkan sampai saat ini. Dia berharap, operator BST yakni PT Bengawan Solo Trans, merekrut mereka dan ikut mengoperasikan BST.

"Kalau Koridor Dua Beroperasi, otomatis trayek kita akan dihapus. Kita akan bergeser ke koridor lain, atau justru malah nganggur," ucapnya kepada wartawan, Minggu (10/11/2013).

Hal yang sama juga diungkapkan oleh awak bus lainnya. Bagong awak bus lainnya berharap, PT BST mau mempertimbangkan memakai jasa mereka lagi. Apalagi, mereka sudah bekerja sebagai awak bus koridor dua sejak puluhan tahun yang lalu.

Dia menilai sejauh ini proses rekruitmen yang dilakukan oleh PT BST tidak adil, karena memprioritaskan tenaga muda. Sedangkan yang sudah tua sudah tidak lagi dipergunakan. Dia hanya meminta agar semua pihak agar memikirkan keberadaan mereka.

"Jangan sampai gara-gara pengoperasian BST, mata pencaharian kami jadi hilang. Semoga ini semua ada solusinya sebelum koridor dua jalan. Semoga PT BST memperhatikan kami, apalagi perusahaan kami anggota konsorsium dari PT BST," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Organisasi Angkutan Darat (organda) Kota Solo Joko Suprapto meminta, agar awak bus koridor dua tidak terlalu memikirkan hal itu. Menurutnya para awak bus tersebut nantinya tetap beroperasi di trayek lain atau di koridor lain. Hal tersebut, sudah sesuai dengan keputusan para anggota Organda.

Sehingga, meskipun ada pergeseran trayek, nantinya tidak akan terjadi ketegangan karena itu semua telah disepakati. "Tidak usah gusar, semua masih bisa bekerja mengoperasikan bus yang lama, hanya saja trayeknya diganti," ucapnya.

Sedangkan untuk masalah rekrutmen, pihaknya menyebutkan jika semua itu merupakan kewenangan dari PT BST. Menurutnya perusahaan tersebut telah memiliki standar tersendiri untuk merekrut karyawan baru. "Kita tidak bisa intervensi mereka, itu sudah ada aturannya," ucapnya.
(san)
Berita Terkait
Gaya Wali Kota Solo...
Gaya Wali Kota Solo Pakai Masker Bergambar Kumis Tebal Jadi Viral
Wali Kota Solo Sambut...
Wali Kota Solo Sambut Perpres Terkait PPPK
Wali Kota Solo Usul...
Wali Kota Solo Usul Tahun Ajaran Baru Dimulai Januari 2021
Wali Kota Solo Resmi...
Wali Kota Solo Resmi Larang Anak Diajak ke Mal saat Pandemi COVID-19
Waspadai Ancaman Resesi,...
Waspadai Ancaman Resesi, Pemkot Solo Prioritaskan UMKM
Pemkot Solo Gelar Apel...
Pemkot Solo Gelar Apel Siaga Bencana
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
50 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved