Dikritik soal kekerasan anak, wali kota cuek

Selasa, 27 Agustus 2013 - 11:38 WIB
Dikritik soal kekerasan...
Dikritik soal kekerasan anak, wali kota cuek
A A A
Sindonews.com - Kendati sudah mendapat kritik keras dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) namun Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail tetap çueki. Justru dia meminta Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait juga ikut bertanggung jawab atas permasalahan anak di Depok.

"Arist Merdeka adalah teman saya, warga saya juga. Seharusnya dia juga turut bertanggung jawab untuk mengurangi dan meminimalisir permasalahn anak yang terjadi di kota Depok," kata Nur Mahmudi, Selasa (27/8/2013).

Sebelumnya, Komnas PA mengusulkan untuk mencabut status Depok sebagai Kota Layak (KLA). Dengan alasan penentuan Depok sebagai KLA itu tidak berdasar karena indikator penetapan sebagai KLA pun tidak terpenuhi oleh banyaknya masalah anak.

Dikritik seperti itu, Nur Mahmudi justru menuturkan, jika dirinya tidak perlu melakukan argumentasi terhadap pernyataan itu. Dia berkelit, yang berhak memberikan predikat kota layak anak itu adalah tim penilai independen dari pusat. "Jadi bukan forum saya untuk berdebat dengan Arist Merdeka Sirait," kelitnya.

Tim independen itu, kata Nur Mahmudi, juga memiliki tim audit. Mereka dapat penilaian karena ada tim auditor. Tugas Pemkot Depok adalah tetap melanjutkan pembinaan terhadap element-elemen agar kota Depok memiliki kualifikasi sebagai kota layak anak. "Karena itu saya tak mau ngomong masalah itu. Saya tak mau masuk polemik itu," kata Nur menampik.

Menurut dia, penetapan KLA adalah bagian dari indikator sistem pemerintahan untuk menciptakan KLA. KLA bukan berarti, kota tanpa ada masalah terhadap anak. Tapi kota yang memiliki sistem mencegah, mengantisipasi sekaligus memecah problema yang terjadi pada anak.
(ysw)
Berita Terkait
Pemkot Depok Minta Warga...
Pemkot Depok Minta Warga Tak Takut Laporkan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak via Hotline
Angka Kasus Asusila...
Angka Kasus Asusila Anak di Kota Parepare Meningkat
Jadi Fenomena Gunung...
Jadi Fenomena Gunung Es, Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Terus Naik
Arief Minta Tangerang...
Arief Minta Tangerang Bebas Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
52 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved