Kandidat Pilkada Makassar dilarang saling serang

Senin, 26 Agustus 2013 - 16:41 WIB
Kandidat Pilkada Makassar...
Kandidat Pilkada Makassar dilarang saling serang
A A A
Sindonews.com - Memasuki tahapan kampanye Pilkada Makassar, pada September 2013, seluruh kandidat diminta untuk tidak lagi terlibat saling serang satu sama lain. Saling sindir tersebut, dikhawatirkan bisa mengganggu stabilitas keamanan, baik antara tim pemenangan, maupun massa pendukung.

"Memasuki masa kampanye nanti, jangan mendiskreditkan salah satu pihak. Kita harus saling menghormati satu sama lain," ujar Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulselbar Brigjen Pol Syahrul Mamma, kepada wartawan, saat mengumpulkan seluruh kandidat dan tim pemenangan di Mapolrestabes Makassar, Senin (26/8/2013).

Jenderal bintang satu ini menambahkan, diantara 10 pasangan yang maju tidak ada masalah. Namun pada tingkat tim pemenangan dan pendukung, bisa muncul persoalan dari saling sindir kandidat itu.

"Olehnya itu, kami harapkan seluruh pasangan calon, jika terdapat permasalahan terkait tim, harus proaktif ke bawah," pungkasnya.

Acara yang diwarnai dengan penandatanganan pilkada damai oleh 10 ketua tim pemenangan Pilkada Makassar, itu diikuti tim pemenangan. "Kesepakatan damai ini harus disertai komitmen, jangan hanya seremonial saja," tegasnya.

Ditambahkan dia, TNI dan Polri sebagai penanggungjawab keamanan berjanji akan bersikap netral dalam mengawal Pilkada Makassar. Jika ada oknum anggota TNI dan Polri yang diduga tidak bersikap netral, pasangan calon dan warga diminta untuk segera melaporkannya.

"Kita pasti tindak kalau ada yang terbukti. Jadi, jangan segan-segan melapor jika ada oknum anggota yang tidak netral," beber Syahrul.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wisnu Sanjaja, KPU Makassar, dan Panwas Makassar.

Wisnu Sanjaja menerangkan, jika terjadi gangguan keamanan dalam pilkada ke depan, bisa berimbas pada ekonomi di Makassar yang sudah membaik dalam beberapa tahun terakhir. "Ini komitmen kita bersama menjaga stabilitas keamanan. Jangan sampai rusak gara-gara persoalan politik," harapnya.
(san)
Berita Terkait
KPU Makassar Sebut Dokumen...
KPU Makassar Sebut Dokumen Appi-Rahman Lengkap dan Sah
Pencoblosan di TPS 040...
Pencoblosan di TPS 040 Perumnas Antang Makassar Terapkan Protokol Kesehatan
Tak Dapat Undangan Memilih...
Tak Dapat Undangan Memilih dari KPU? Jangan Risau, Simak Petunjuk Ini
KPU Ajak Warga Kepulauan...
KPU Ajak Warga Kepulauan di Makassar Salurkan Hak Pilih di Pilkada 2020
Dewan Berencana Panggil...
Dewan Berencana Panggil KPU Makassar Bahas Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada
Pj Wali Kota Bersyukur...
Pj Wali Kota Bersyukur Pilwalkot Makassar Berjalan Damai
Berita Terkini
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
19 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
36 menit yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
54 menit yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Buster GBU-57,...
6 Fakta Buster GBU-57, Bom Bunker AS yang Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved