Sepeda motor ditilang, warga rusak pos pol

Rabu, 21 Agustus 2013 - 19:22 WIB
Sepeda motor ditilang,...
Sepeda motor ditilang, warga rusak pos pol
A A A
Sindonews.com - Sejumlah warga mengamuk dan merusak Pos Polisi TKPI di Desa Pingit, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung. Kejadian itu diduga buntut kesalahpahaman setelah polisi menilang pengendara sepeda motor.

Dari keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat sejumlah warga sedang melakukan karnaval untuk memperingati Hari Kemerdekaan yang ke-68.

Saat melintas di wilayah Pos Polisi TKPI Pingit, sejumlah warga menanyakan sepeda motor milik salah satu warga yang ditilang oleh pihak polisi.

Lantaran melihat velg depan sepeda motor hilang, warga pun kemudian mengamuk dan melempari kaca pos polisi dengan batu.

Perusakan tersebut mengakibatkan kaca jendela pos polisi di jalan Raya Semarang-Yogyakarta tersebut pecah.

Salah seorang saksi, Susiyani (36) pedagang kaki lima depan pos polisi mengatakan, awalnya warga hanya ingin menanyakan soal sepeda motor yang telah ditilang. Namun, tiba-tiba mereka melempari pos dengan batu.

"Warga mengamuk, setelah sempat berbicara dengan polisi yang berjaga di pos," katanya, Rabu (20/8/2013).

Kapolres Temanggung AKBP Susilo Wardono di Temanggung, penilangan sepeda motor tersebut dilakukan karena motor tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan.

"Pengendara tersebut juga tidak mengenakan helm dan kendaraannya 'protolan' dan akhirnya ditilang petugas pada 16 Juli lalu dan sidang di pengadilan pada 15 Agustus 2013," ujarnya.

Warga tersebut kemudian ingin mengambil kendaraannya, namun karena tidak bisa menunjukkan surat-surat yang diperlukan maka ditolak oleh petugas.

"Persepsi mereka, polisi ingin memiliki kendaraan tersebut sehingga terjadi miskomunikasi," lanjutnya.

Kapolres mengatakan, sebetulnya warga tidak ada niat untuk menggeruduk ke pos polisi, waktu itu bersamaan dengan karnaval untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, mereka sekalian mampir ke pos polisi untuk mengambil kendaraan.

"Tetapi kami tetap menahannya karena yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan, dan motornya tidak memenuhi syarat kendaraan untuk dikendarai," paparnya.

Sejauh ini, pihaknya telah mengambil langkah untuk tetap menciptakan situasi yang kondusif bertemu dengan warga, tokoh masyarakat dan Kades Pingit.

"Kami telah jelaskan kepada sekitar 30 perwakilan warga tersebut dan mereka bisa mengerti," katanya.

Dia mengimbau kepada masyarakat supaya tidak main hakim sendiri, agar suasana Temanggung tetap kondusif, karena semua itu ada aturannya.

"Kepada anggota saya, jika melakukan penindakan hukum harus melihat kearifan lokal masyarakat setempat," tandasnya.
(lns)
Berita Terkait
Puluhan Personel Diterjunkan...
Puluhan Personel Diterjunkan untuk Mengejar Pelaku Kejahatan di Jalinbar
Perempuan Diduga Gangguan...
Perempuan Diduga Gangguan Jiwa Rusak Masjid di Grand Depok City
Pasca Perusakan Mapolsek...
Pasca Perusakan Mapolsek Ciracas
Pria Bersenjata Tajam...
Pria Bersenjata Tajam Hancurkan Kaca Masjid di Sukabumi, Ini Penampakannya!
Geger, Pria Berkapak...
Geger, Pria Berkapak Serang Madrasah dan Masjid saat Acara Maulid Nabi di Sukabumi
Polresta Manado Amankan...
Polresta Manado Amankan Terduga Pelaku Perusakan di Perum Bumi Asih Sawangan
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
3 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
3 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
3 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
3 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved