BPK akui SPPD dan infrastruktur Pemprov Malut bermasalah

Jum'at, 02 Agustus 2013 - 03:31 WIB
BPK akui SPPD dan infrastruktur...
BPK akui SPPD dan infrastruktur Pemprov Malut bermasalah
A A A
Sindonews.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Maluku Utara (Malut) mengakui jika pengelolaan anggaran keuangan di Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) di setiap tahun bermasalah.

Diantaranya, temuan anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang pertanggungjawaban masing-masing SKPD Pemprov saat pemeriksaan BPK tidak menemukan bukti fisik alias fiktif. Begitu pula dengan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.

“Selama ini yang kita lihat terdapat indikasi yang itu sifatnya terulang. Teman-teman (wartawan) barangkali tahu, di antaranya SPPD. Ini yang selalu kita temukan, padahal rekomendasi sebelumnya kita sudah sampaikan. Inilho masalahnya, tolong diperbaiki. Tapi ternyata selalu terulang,” jelas Kasubag Hukum dan Humas BPK Perwakilan Malut Roni Akbar, di kantornya, Kamis (01/08/2013).

BPK mengaku, SPPD yang ditemukan itu terdapat di semua SKPD Peprov Malut. “Hanya saja kita selalu mengambil di DPR Malut karena itu yang terbanyak. Kita gak mungkin ambil yang unit SPPDnya kecil,” ujarnya.

Ditanya apakah terkait tindakan kepala dinas, dirinya enggan untuk berkomentar. "Sebenarnya pimpinan itu kan harus memiliki power, untuk mencegah hal-hal seperti itu. Dan kita sudah memberikan petunjuk untuk dapat dicegah. Artinya kita hanya kembalikan lagi ke mereka. SPPD (yang kita tidak temukan) biasanya kita enggak sebut fiktif, hanya saja itu tidak dapat dipertanggungjawabkan. Yang alhasil pemeriksaan berakhir SPPD (mereka) enggak ada, atau tidak sesuai. Itu yang sering terjadi di setiap tahun dan itu contoh kasus yang selalu kami rekomendasi (ke Pemprov Malut),” cetusnya.
(rsa)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
58 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved