Didemo, DPRD Blitar baru tahu mafia tanah

Selasa, 16 April 2013 - 14:04 WIB
Didemo, DPRD Blitar...
Didemo, DPRD Blitar baru tahu mafia tanah
A A A
Sindonews.com - Aksi demo yang dilakukan sejumlah petani penggarap di Kabupaten Blitar mulai menemukan titik terang. Setelah dibentuk panitia khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Blitar menemukan indikasi adanya permainan mafia tanah.

Ratusan petani dari Aliansi Petani Penggarap Menggugat (APPM) dari tiga perkebunan Kabupaten Blitar kembali berunjuk rasa mengepung kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Blitar, Selasa (16/4/2013).

Para petani perkebunan Soso, Kecamatan Gandusari, perkebunan sengon, Kecamatan Wlingi dan perkebunan Gambaranyar, Kecamatan Nglegok menuntut BPN untuk segera melakukan proses redistribusi tanah. Hal itu mengingat Bupati Blitar telah mengeluarkan keputusan No: 590/119/409.011/2002 tentang usulan pembatalan Hak Guna Usaha.

"Tapi kenapa sampai saat ini tanah tidak segera diredis ke rakyat? Ada apa dengan BPN," teriak Kordinator aksi Moh Triyanto dalam orasinya.

Jika ditarik ke belakang banyak proses perpanjangan HGU yang cacat hukum. Diantaranya berubahnya tanaman keras menjadi tanaman musiman.

Atas dasar itu juga, legislatif langsung menindaklanjuti aspirasi petani dengan membentuk panitia khusus (pansus). Hasilnya, tanah seluas 212 hektare yang dikuasai pemilik modal di Sengon dinyatakan cacat hukum.

"Selain itu juga ada tanah 62 hektare di perkebunan Gambar Anyar yang harusnya dibagi rakyat, justru oleh BPN dibiarkan digarap pemilik modal," jelasnya.

Menurut Triyanto, praktik mafia tanah yang dilakukan oknum BPN harus dibongkar. Karenanya, bersama sekira 300 lebih petani, massa menuntut BPN menyerahkan peta konflik agraria di Kabupaten Blitar.

"Dari peta BPN kita bisa tahu, sebenarnya mana tanah yang harusnya diberikan petani dan mana yang sengaja disembunyikan oleh oknum BPN," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Akses Jalan Ditutup,...
Akses Jalan Ditutup, Warga RW 013 Desak CMNP Cari Solusi atau Hadapi Demonstrasi
Gegara Sengketa Lahan,...
Gegara Sengketa Lahan, Warga di Bone Sabit Tetangga Hingga Tewas
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Korban Penipuan Tanah...
Korban Penipuan Tanah Bingung Tak Diberi Kabar Persidangan
Ganti Rugi Tanah Ulayat...
Ganti Rugi Tanah Ulayat untuk Pembangunan Bandara Siboru Belum Tuntas
Lahan Dicaplok Perusahaan,...
Lahan Dicaplok Perusahaan, Petani Desa Dayun Sambangi Istana Merdeka
Berita Terkini
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
59 menit yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
2 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
3 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
3 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
5 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
13 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved