Pengamat: UU Perbantuan akan 'mesrakan' TNI-Polri

Kamis, 14 Maret 2013 - 08:30 WIB
Pengamat: UU Perbantuan...
Pengamat: UU Perbantuan akan 'mesrakan' TNI-Polri
A A A
Sindonews.com - Konflik laten dan berkepanjangan yang terjadi antara dua institusi penegak hukum TNI VS Polri dinilai harus segera diakhiri, dan ditemukan pangkal solusinya. Terakhir, kasus pembakaran Kantor Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), oleh puluhan prajurit Batalion Armed 15/76 Martapura.

Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar menilai, jika tak segera dilakukan penyelesaian, bukan tak mungkin jika konflik tersebut akan meluas dan akan menimbulkan efek domino yang lebih besar.

Menurut Bambang, meski diawali kasus penembakan, akar persoalan utama yang seringkali memicu bentrok antara prajurit TNI dan polisi, adalah kesenjangan kewenangan dan kehidupan material antara anggota dua institusi negara itu. Maka itu, Bambang menyarankan TNI dan Polri harus di integrasikan ke dalam satuan kerja-kerja nasional.

"Agar tak lagi memikirkan gengsi, atau permasalahan kekuatan kelembagaan harus ada Undang-undang perbantuan. Maksudnya, TNI dapat membantu kinerja Polri yang diatur oleh undang-undang tersebut," jelas Bambang Widodo Umar kepada Sindonews, Kamis (14/3/2013).

Karena menurutnya selama ini, TNI merasa 'rendah' statusnya yang berada di bawah Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Sementara posisi polisi diketahui berada langsung berada di bawah presiden.

"Iri-iri semacam ini akan terus muncul, karena institusi polisi akan terus merasa 'basah' dengan proyek-proyek yang ada, sedangkan TNI tidak," jelasnya.

Bambang menyebut, sangat ideal jika keduanya disatukan dengan kekuatan kelembagaan melalui UU Perbantuan tadi. Selain itu, Bambang juga menyebut ideal jika institusi polisi tidak langsung berada di bawah presiden, melainkan di bawah Kemendagri ataupun Kementerian Hukum dan HAM.
(rsa)
Berita Terkait
Korban Penyerangan,...
Korban Penyerangan, Kondisi Wakapolres Karanganyar dan Sopirnya Membaik
Pelaku Penyerangan Wakapolres...
Pelaku Penyerangan Wakapolres Karanganyar Tewas Setelah Ditembak 3 Kali
Rusak Diserang Massa,...
Rusak Diserang Massa, Polisi dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Mapolsek Sugai Pagu
Wakapolres Karanganyar...
Wakapolres Karanganyar Selamat dari Serangan OTK
Briptu Mario Sanoy Gugur...
Briptu Mario Sanoy Gugur Dibunuh di Dalam Pos Polisi yang Diserang Sejumlah Orang
Penjagaan Diperketat...
Penjagaan Diperketat Usai Penyerangan Polisi di Cemoro Kandang
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
1 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
1 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
2 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
10 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
10 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved