SPBU di Jalinsum diamuk sopir truk

Rabu, 13 Maret 2013 - 15:57 WIB
SPBU di Jalinsum diamuk...
SPBU di Jalinsum diamuk sopir truk
A A A
Sindonews.com - Puluhan sopir truk mengamuk di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas (Mura), Selasa 12 Maret 2013 sore.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, bangunan kantor SPBU seperti, kantor staf, tiga unit jendela kaca pecah dan lima pintu kantor rusak. Saat kejadian karyawan lari ke dalam hutan karena ketakutan.

Informasi yang dihimpun dilapangan, diduga pengerusakan terjadi sopir truk mulai tak sabar menunggu anteran. Mereka kesal, karena petugas SPBU lebih banyak melayani warga sekitar yang membeli BBM dengan tanki modifikasi.

Bahkan mobil warga yang sudah diisi bahan bakar, kembali mengantre tanpa menghiraukan antrean panjang truk dibelakangnya.

Akibatnya, sopir truk yang telah mengantre cukup lama menumpahkan kekesalannya kepada petugas SPBU karena BBM habis. Diduga kesal para langsung menghancurkan kantor SPBU. Bahkan petugas SPBU sempat lari tunggang langgang meninggalkan lokasi.

Petugas SPBU, Iwan mengatakan, dirinya tidak bisa melarang para pembeli minyak sekalipun mereka sudah diingatkan setiap harinya.

"Mereka tetap saja membandel meminta untuk dilayani pengisian. Padahal kendaraan dibelakang sudah antre," kata Iwan, petugas SPBU, Rabu (13/3/2013).

Menurutnya, kejadian kemarin hanya kesalahpahaman antara petugas SPBU dengan sopir truk. SPBU terpaksa menutup lebi awal karena jatah 8 ton sudah terjual.
"Tetapi rombongan sopir truk minta dijual lagi, kami tidak mau menjual lagi. Sehingga kami karyawan pengawas dikeroyok oleh konsumen," kata dia.

Terpisah, Kapolsek Rupit AKP Armansyah SH melalui Kanit Intel Ipda Ujang mengatakan peritiwa mengamuknya puluhan sopir truk di SPBU Jalinsum Kecamatan Rupit diduga akibat banyaknya warga sekitar melakukan pengisian BBM menggunakan tanki modifikasi.

Pasca kejadian, pihaknya terus melakukan pemantauan dan melarang warga yang membeli BBM menggunakan tanki modifikasi.

"Petugas melakukan pengawasan dan melarang warga membeli minyak menggunakan tangki modifikasi," tegas Ipda Ujang.

Terpisah, Sales Representatif (SR) Depot PT Pertamina Kabupaten Mura Kota Lubuklinggau, Hariadi mengatakan, pihaknya telah menerima laporan yang terjadi. Untuk penyebab kejadian masih simpang siur, sehingga pihaknya melakukan pengecekan di lapangan.

"Penyebab secara pasti belum diketahui sehingga pihaknya melakukan penyelidikan dilapangan. Sehingga akar masalah bisa diketahui secara jelas,"pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Bus dan Truk di Makassar...
Bus dan Truk di Makassar Antre Dapatkan Solar
Warga Luwu Timur Keluhkan...
Warga Luwu Timur Keluhkan BBM Langka dan Mahal
Solar di Sebuku Kalimantan...
Solar di Sebuku Kalimantan Utara Langka, Aktivitas Warga Terhambat
Solar di Gresik Kosong,...
Solar di Gresik Kosong, Nelayan dan Petani Kelimpungan
Kelangkaan BBM di Balikpapan,...
Kelangkaan BBM di Balikpapan, Pertamina Minta Maaf dan Ungkap Penyebabnya
BBM Langka di SPBU Swasta,...
BBM Langka di SPBU Swasta, Begini Kata Menteri Bahlil
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
57 menit yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
3 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
3 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
3 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
4 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved