Kadinkes Blitar akan jadi saksi korupsi

Senin, 11 Maret 2013 - 21:02 WIB
Kadinkes Blitar akan...
Kadinkes Blitar akan jadi saksi korupsi
A A A
Sindonews.com - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Kuspardani dianggap penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Blitar mengetahui proses pengadaan mobil puskesmas keliling (pusling) Rp1,185 miliar yang telah ditetapkan sebagai kasus korupsi.

Karenanya, penyidik akan menghadirkan Kuspardani sebagai saksi terdakwa korupsi Made Yulian dalam persidangan lanjutan di pengadilan tindak pidana korupsi Surabaya.

“Karena yang bersangkutan kepala dinas, tentunya tahu apa yang dilakukan anak buahnya (Made Yulian),“ ujar Kasi Intel Kejari Blitar M Ansori kepada wartawan, Senin (11/3/2013).

Pengadaan tiga unit mobil merek Ford Ranger berlangsung tahun 2008. Permasalahan muncul pada tahun 2010 ketika dua dari tiga mobil tidak bisa dioperasikan. Kedua unit mobil tersebut tidak memiliki surat jalan (STNK dan BPKB) karena pihak dealer tidak bersedia mengeluarkan.

Alasan dealer CV Anugerah Mitra Perdana (AMP) selaku pemenang tender, pembayaran pembelian mobil belum dilunasi. Sementara pada saat bersamaan BPK dalam auditnya menyatakan pengadaan tersebut telah menyalahi prosedur dan diduga merugikan keuangan negara.

Dalam penyelidikan, terdakwa Made yang menjadi pimpinan proyek diketahui tidak melakukan proses tender lelang secara benar. Tersangka memilih mekanisme penunjukan langsung yang disamarkan.

Tak berlangsung lama, Made ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dijebloskan ke dalam Lapas Klas II B Blitar. Sementara pihak rekanan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Menurut Ansori sebagai Kepala Dinas tentunya Kuspardani selalu mendapat laporan dari bawahan. Untuk itu pihaknya masih terus melakukan pengembangan penyidikan. Dan tidak tertutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah.

“Segala kemungkinan bisa terjadi. Kita masih terus mengembangkan penyidikan,“ pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
24 menit yang lalu
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
1 jam yang lalu
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
2 jam yang lalu
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
2 jam yang lalu
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
3 jam yang lalu
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved