Kena hipnotis, modal jualan tukang rujak raib

Jum'at, 22 Februari 2013 - 13:17 WIB
Kena hipnotis, modal...
Kena hipnotis, modal jualan tukang rujak raib
A A A
Sindonews.com - Madhalim (53), tukang rujak yang biasa mangkal di belakang Gedung DPRD Kota Bogor kena hipnotis oleh seorang pria di kawasan Mawar, Kelurahan Kebon Kalapa, Bogor Tengah, Kota Bogor, tadi malam. Akibatnya, uang belanja Rp500 ribu yang rencananya akan dipergunakan korban untuk modal usaha jual rujak raib.

Peristiwa yang menimpa pria paruh baya asal Kampung Cilame, RT 03/11, Desa Sukamaju, Cigudeg, Kabupaten Bogor, itu terjadi saat hendak berbelanja ke Pasar Anyar pada pukul 19.00 WIB.

"Lagi jalan, tiba-tiba saya dihalangi pengendara sepeda motor Yamaha Mio di tempat ngetem angkot Jalan Pengadilan," kata ayah lima anak itu, kepada wartawan, Jumat (22/2/2013).

Ditambahkan dia, modus pelaku mencari menanyakan tempat anak yatim yang hendak disumbang. "Karena pelaku mengaku saudaranya mau jadi lurah di Jampang Surade, Sukabumi, dan mau bersedekah. Saya bilang anak yatim piatu di kampung saya banyak," terangnya.

Setelah meminta tolong mencarikan yatim piatu kepada korban, kemudian pelaku menanyakan pekerjaannya. "Saya ditanya kerja apa? Saya bilang jualan rujak. Kemudian dia menasihati saya, kalau memang ingin laku jualannya bapak harus mengamalkan doa-doa yang dikasihnya," tuturnya.

Karena tidak ada kertas, pelaku menyuruh korban membeli buku tulis untuk mencatat amalan dan doa. "Setelah dapat buku tulis, pelaku meminta kertas lain. Saya kasih kertas buku telepon. Kemudian diremas oleh pelaku, dan kembali memberikan kertas tersebut yang sudah berubah jadi uang Rp50 ribu," paparnya.

Diduga karena korban sudah terhipnotis dengan gaya tukang sulap, kemudian pelaku meminta korban menyerahkan uang yang ada didompetnya Rp500 ribu dengan modus bisa digandakan.

"Dia bilang bisa menggandakan uang dari Rp500 ribu menjadi Rp10-15 juta kalau saya memasukan uang tersebut ke buku tulis yang dibeli tadi," ungkapnya.

Kemudian, pelaku menyimpan buku tulis tersebut ke keranjang pelastik milik korban. Sedangkan uangnya Rp500 ribu dikantongi.

"Karena saya sudah curiga dan mau melawan, pelaku langsung menepuk saya meminta izin untuk buang air kecil dan langsung kabur menggunakan motor," tukasnya.
(san)
Berita Terkait
Gelapkan Rp1,7 Miliar,...
Gelapkan Rp1,7 Miliar, Aipda DS Dilaporkan di Propam Polda Sumsel
Terbukti Gelapkan Uang...
Terbukti Gelapkan Uang Jual Beli Kayu Rp3,6 Miliar, Bos PT DTA Divonis 1 Tahun
Diduga Lakukan Penipuan,...
Diduga Lakukan Penipuan, Pasutri Ini Dijebloskan ke Tahanan Polda Metro
Ditipu Rp1,5 M, Pria...
Ditipu Rp1,5 M, Pria Asal Surabaya Langsung Polisikan Direktur 2 Perusahaan
Surat SP2HP Terbit,...
Surat SP2HP Terbit, Kuasa Hukum Pelapor: Hormati Proses Hukum yang Berjalan
Pelaku Penipuan yang...
Pelaku Penipuan yang Beraksi di Natuna Ditangkap di Batam
Berita Terkini
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
21 menit yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
3 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
4 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
6 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
7 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
7 jam yang lalu
Infografis
1.225 Rumah Bakal Kena...
1.225 Rumah Bakal Kena Gusur karena Pertamina Bangun Buffer Zone
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved