Nelayan Kutai diterkam buaya, hanya menyisakan kaki

Rabu, 06 Februari 2013 - 19:41 WIB
Nelayan Kutai diterkam...
Nelayan Kutai diterkam buaya, hanya menyisakan kaki
A A A
Sindonews.com - Seorang nelayan bernama Kosim (47), warga Desa Sidomulyo, RT 04, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) dipastikan menjadi mangsa buaya saat sedang mencari kepiting. Saat proses pencarian dilakukan, tim pencarian hanya menemukan bagian paha hingga kaki bagian kanan.

Bagian tubuh Kosim ini ditemukan pada Rabu (6/2/2013) sekira pukul 11.20 Wita di Perairan Pulau Tiga, Desa Sepatin, Kecamatan Anggana.

“Dari tubuh korban, kami hanya menemukan potongan paha hingga telapak kaki kanannya saja serta beberapa potongan daging,” kata Kapolsek Anggana AKP Suprihadi PS didampingi Kasat Pol Air Anggana Iptu Kunadi melalui Kasubag Humas Polres Kukar AKP Suwarno, Rabu (6/2/2013).

Dari informasi yang dihimpun, Kosim bersama teman-temannya sesama nelayan keluar mencari kepiting di kawasan perairan Pulau Tiga pada Sabtu 2 Februari 2013 lalu. Para nelayan ini berangkat dengan menggunakan ketinting masing-masing. Setelah sampai di tempat pencarian kepiting, para nelayan ini berpisah.

Biasanya, setelah mencari kepiting seharian, mereka akan kembali berkumpul. Karena seharian tidak juga datang, pada Senin 4 Februari 2013 rekan-rekan berinisiatif mencari Kosim.

Pencarian dilakukan Faktur bersama teman-temannya disekitaran Perairan Pulau Tiga. Hingga akhirnya, sekira pukul 16.00 Wita, seorang rekannya menemukan perahu ketintingnya Kosim. Saat ditemukan, kondisi ketinting Kosim dalam keadaan rusak dan ditemukan pecahan pada ujung perahu selebar 20 cm.

Di perahu tersebut, rekan-rekan Kosim juga menemukan alat penangkap kepiting dan handphone milik Kosim didalam perahu. Karena Kosim belum ditemukan, proses pencarian terus dilakukan. Dari sini warga menduga kuat Kosim telah diterkam buaya.

Pada Selasa 5 Februari 2013 pencarian dilanjutkan namun tanpa hasil. Padahal area pencarian diperluas oleh warga. Baru pada, Rabu (6/2/2013) warga bersama anggota Polsek Anggana, Petugas Polairud Anggana dan Direktorat Polair Polda Kaltim menemukan bagian tubuh yang diduga milik Kosim.

“Potongan itu ditemukan sekitar satu Kilometer dari lokasi kejadian,” ucap Suwarno.

Setelah potongan kaki itu ditemukan, tim langsung mengevakuasinya ke Puskesmas. Disana, potongan tersebut diperlihatkan ke keluarga Kosim.
“Karena pihak keluarga meyakini itu potongan kaki korban dan sudah tahu kalau korban tewas diterkam buaya. Potongan jasad Kosim itu langsung diserahkan ke keluarganya dan langsung dimakamkan,” tambah Suwarno.

Mengenai buaya yang diduga menerkam Kosim masih dalam pencarian. Dikabarkan ada warga yang sempat melihat buaya tersebut berusaha menombaknya, tapi lepas dan buaya tersebut kabur.

“Dari keterangan warga, panjang buayanya mencapai 5 meteran,” katanya.
(ysw)
Berita Terkait
3 Hari Menghilang, 2...
3 Hari Menghilang, 2 Nelayan di Pesisir Barat Lampung Akhirnya Ditemukan
Dua Nelayan NTT Terdampar...
Dua Nelayan NTT Terdampar di Depan Kantor KBRI Oekusi
Nelayan Pangkep Terdampar...
Nelayan Pangkep Terdampar di Bali Setelah 15 Hari Terombang-ambing di Laut
Dihantam Ombak Besar...
Dihantam Ombak Besar di Perairan Wonggarasi Timur, 5 Nelayan Selamat 1 Hilang
Tiga Hari Hilang saat...
Tiga Hari Hilang saat Melaut, Nelayan Asal Maros Ditemukan Tewas
Nelayan Bintan yang...
Nelayan Bintan yang Hanyut 7 Hari Akhirnya Kembali ke Rumah
Berita Terkini
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
42 menit yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
1 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
2 jam yang lalu
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
3 jam yang lalu
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
3 jam yang lalu
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
3 jam yang lalu
Infografis
2 Alasan Buaya Hidup...
2 Alasan Buaya Hidup Berdampingan dan Tidak Mau Memakan Capybara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved