Disnak Jabar akan didemo besar-besaran

Senin, 21 Januari 2013 - 15:17 WIB
Disnak Jabar akan didemo...
Disnak Jabar akan didemo besar-besaran
A A A
Sindonews.com - Dilatari sengketa lahan yang tidak kunjung selesai, ahli waris yang mengklaim tanah yang ditempati Dinas Peternakan (Disnak) Jabar di Dago Nomor 358 Bandung akan didemo besar-besaran.

Tak tangung-tanggung, demo tersebut rencananya akan mengerahkan sekira 5.000 orang dari ahli waris atas nama Johana Adikusumah yang mengklaim lahan tersebut.

"Kami sudah koordinasi dengan PNS, RT/RW, dan pihak keamanan supaya demonstrasi itu tidak bersifat anarkis," kata Kepala Biro Humas Pemprov Jabar Ruddy Ganda Kusumah, dalam jumpa pers rencana unjuk rasa tersebut, di Gedung Sate, Bandung, Senin (21/1/2013).

Ruddy menuturkan, pihaknya sudah mendapat pemberitahuan dari kepolisian tentang rencananya unjuk rasa keluarga penggugat di kantor Disnak Jabar. Pemprov sendiri tidak keberatan dengan demonstrasi karena merupakan hak warga yang dijamin undang-undang.

"Tetapi jika pendemo melakukan tindakan hukum sepihak kami serahkan ke aparatat berwenang. Biar aparat yang menanganinya," katanya.

Kasus sengketa ini dilatarbelakangi sengketa tanah yang kini ditempati Disnak Jabar dan Puskesmas Kota Bandung dengan ahli waris Johana Adikusumah. Pada 1993, kasus ini sudah mendapat putusan peninjauan kembali (PK)dari Mahkamah Agung (MA).

Dalam putusannya, MA PK No 444 PK/PDT/1993 tanggal 29 April 1997 yang mengabulkan gugatan ahli waris dengan perintah eksekusi kepada Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

Namun saat PN Bandung akan mengeksekusi, tim eksekusi PN mendapatkan fakta bahwa objek tanahnya berbeda. Sehingga pada 2002, PN Bandung mengeluarkan bahwa putusan MA tidak bisa dilaksanakan karena objeknya bersifat noneksekusitable alias error in objector (objek sengketa tidak ditemukan).

"Jadi ada fakta yang tidak bisa dibantah. Jadi MA tidak mempersoalkan tanah dengan persil 24D1," terang Ruddy.

Meski begitu, berpegangan pada PK ahli waris tetap menginginkan tanah sengketa. Padahal Pemprov Jabar berdalih, putusan PN Bandung 2002 sudah bersifat final dan PK tidak bisa dilaksanakan.
(ysw)
Berita Terkait
Akses Jalan Ditutup,...
Akses Jalan Ditutup, Warga RW 013 Desak CMNP Cari Solusi atau Hadapi Demonstrasi
Gegara Sengketa Lahan,...
Gegara Sengketa Lahan, Warga di Bone Sabit Tetangga Hingga Tewas
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Korban Penipuan Tanah...
Korban Penipuan Tanah Bingung Tak Diberi Kabar Persidangan
Ganti Rugi Tanah Ulayat...
Ganti Rugi Tanah Ulayat untuk Pembangunan Bandara Siboru Belum Tuntas
Lahan Dicaplok Perusahaan,...
Lahan Dicaplok Perusahaan, Petani Desa Dayun Sambangi Istana Merdeka
Berita Terkini
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
2 jam yang lalu
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
2 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
3 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
3 jam yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
4 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
4 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved