Peringati wafatnya Sultan Iskandar Muda, Aceh berzikir
Selasa, 25 Desember 2012 - 15:14 WIB
Peringati wafatnya Sultan Iskandar Muda, Aceh berzikir
A
A
A
Sindonews.com - Memperingati wafatnya Sultan Iskandar Muda Raja Aceh Darussalam yang ke 376, warga Aceh menggelar zikir dan doa bersama di kompleks pemakaman Iskandar Muda di jalan Teungku Sulaiman Daud, Banda Aceh, Selasa (25/12/2012).
Zikir dipimpin Teuku Muhammad Umar, pimpinan pesantren Liquraurrahman, Gle Inem, Aceh Besar. Usai memimpin doa, ulama Aceh memberikan tausiah yang menyerukan warga Aceh mencontoh sifat Iskandar Muda. "Patriotismenya membangun negeri harus dicontoh generasi muda Aceh," harapnya.
Usai zikir dan doa yang diselenggarakan Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Aceh (SATGAS PPA) ini, puluhan warga beramai-ramai membersihkan kompleks pemakaman.
Muhammad Balia, ketua panitia pelaksana berharap dengan peringatan wafat Sultan Iskandar Muda dapat memotivasi pemerintah lebih nasionalis dengan merujuk masa kejayaan Aceh masa pemerintahan Iskandar Muda.
"Menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa sejarah merupakan hal yang tidak terpisahkan dari bagian kehidupan," jelasnya.
Penyelenggara akan menlajutkan peringatan dengan zikir akbar yang dipusatkan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh Jum'at mendatang. Puncak peringatan itu direncanakan akan dihadiri ribuan orang.
Sultan Iskandar Muda merupakan pahlawan nasional, dia lahir 1590 Masehi dan wafat 27 Desember 1636 dalam usia 42 tahun. Iskandar Muda menjadi sultan usia 17 tahun memerintah sejak tahun 1607 sampai tahun 1636 Masehi.
Zikir dipimpin Teuku Muhammad Umar, pimpinan pesantren Liquraurrahman, Gle Inem, Aceh Besar. Usai memimpin doa, ulama Aceh memberikan tausiah yang menyerukan warga Aceh mencontoh sifat Iskandar Muda. "Patriotismenya membangun negeri harus dicontoh generasi muda Aceh," harapnya.
Usai zikir dan doa yang diselenggarakan Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Aceh (SATGAS PPA) ini, puluhan warga beramai-ramai membersihkan kompleks pemakaman.
Muhammad Balia, ketua panitia pelaksana berharap dengan peringatan wafat Sultan Iskandar Muda dapat memotivasi pemerintah lebih nasionalis dengan merujuk masa kejayaan Aceh masa pemerintahan Iskandar Muda.
"Menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa sejarah merupakan hal yang tidak terpisahkan dari bagian kehidupan," jelasnya.
Penyelenggara akan menlajutkan peringatan dengan zikir akbar yang dipusatkan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh Jum'at mendatang. Puncak peringatan itu direncanakan akan dihadiri ribuan orang.
Sultan Iskandar Muda merupakan pahlawan nasional, dia lahir 1590 Masehi dan wafat 27 Desember 1636 dalam usia 42 tahun. Iskandar Muda menjadi sultan usia 17 tahun memerintah sejak tahun 1607 sampai tahun 1636 Masehi.
(maf)