Demonstran pro & kontra Aceng akan bentrok?
Jum'at, 21 Desember 2012 - 13:48 WIB
Demonstran pro & kontra Aceng akan bentrok?
A
A
A
Sindonews.com - Polres Garut sudah menerima laporan akan adanya dua kelompok masa yang pro dan kontra terhadap Bupati Garut Aceng Fikri. Diperkirakan pengamanan sidang paripurna kali ini akan lebih berat. Sebab polisi harus mengantisipasi bentrokan dua massa.
"Total pengamanan di Kabupaten Garut ini ada 2.500. Tujuan kita sekarang sudah bergeser dari pengamanan jalannya sidang, bertambah menjadi mengamankan dua kelompok massa jangan sampai ketemu," kata Kapolres Garut AKBP Umar Surya Fana di Kantor Pemkab Garut, Jumat (21/12/2012).
Tambahnya, formasi pengamanan dibagi tiga ring, yakni ring 1 dan 2 ada 1.500 personel, serta ada 1.000 personel yang tersebar di luar ring 1 dan 2.
"Pengamanan dua kelompok massa yang beda pendapat dan pandangan ini jauh lebih penting dari kemarin," tambahnya.
Sebelumnya, rapat paripurna yang digelar DPRD Garut Rabu 19 Desember lalu, demonstrasi hanya dilakukan oleh ribuan massa yang menghendaki Bupati Aceng turun dari jabatannya.
Lanjut Umar, pihaknya menyiapkan dua sekenario untuk memisahkan massa yang pro dan kontra Aceng. Massa yang pro akan ditempatkan di depan Gedung DPRD Garut, sedangkan yang kontra di titik lainnya yang berjarak 300 meter.
Untuk membatasi dua massa, dilakukan dengan pemisah berupa mobil baja, water cannon, mobil kawat dan ribuan personel.
Dia juga mengimbau, kepada warga Garut untuk tidak terpancing emosi. Dia berharap, warga Garut tetap tenang dan berupaya menjadi polisi bagi dirinya sendiri.
"Total pengamanan di Kabupaten Garut ini ada 2.500. Tujuan kita sekarang sudah bergeser dari pengamanan jalannya sidang, bertambah menjadi mengamankan dua kelompok massa jangan sampai ketemu," kata Kapolres Garut AKBP Umar Surya Fana di Kantor Pemkab Garut, Jumat (21/12/2012).
Tambahnya, formasi pengamanan dibagi tiga ring, yakni ring 1 dan 2 ada 1.500 personel, serta ada 1.000 personel yang tersebar di luar ring 1 dan 2.
"Pengamanan dua kelompok massa yang beda pendapat dan pandangan ini jauh lebih penting dari kemarin," tambahnya.
Sebelumnya, rapat paripurna yang digelar DPRD Garut Rabu 19 Desember lalu, demonstrasi hanya dilakukan oleh ribuan massa yang menghendaki Bupati Aceng turun dari jabatannya.
Lanjut Umar, pihaknya menyiapkan dua sekenario untuk memisahkan massa yang pro dan kontra Aceng. Massa yang pro akan ditempatkan di depan Gedung DPRD Garut, sedangkan yang kontra di titik lainnya yang berjarak 300 meter.
Untuk membatasi dua massa, dilakukan dengan pemisah berupa mobil baja, water cannon, mobil kawat dan ribuan personel.
Dia juga mengimbau, kepada warga Garut untuk tidak terpancing emosi. Dia berharap, warga Garut tetap tenang dan berupaya menjadi polisi bagi dirinya sendiri.
(mhd)