Daging oplosan mengandung kadar kolestrol
Kamis, 13 Desember 2012 - 19:28 WIB
Daging oplosan mengandung kadar kolestrol
A
A
A
Sindonews.com - Kadis Kesehatan DKI, Dien Emmawati menyatakan di dalam daging oplosan, terkandung lebih banyak kolesterol dibandingkan dengan daging yang masih asli.
Hal itu karena daging oplosan merupakan campuran dari dua jenis daging yang berbeda. Sehingga kadar kolesterol yang dihasilkan jauh lebih besar.
Selain itu, kadar kolesterol yang tinggi tersebut, diketahui dapat menyebabkan dampak penyakit bagi orang yang mengkonsumsinya.
Salah satu akibatnya, dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, kadar kolesterol yang tinggi juga mampu menyebabkan hypertensi.
"Kadar lemaknya tinggi, pastinya akan meningkatkan kadar kolestril. Dampaknya ke penyakit-penyakit, seperti penyempitan pembuluh darah, hypertensi," kata Dien saat dihubungi Sindonews.com di Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Seperti diberitakan sebelumnya, Berdasarkan data dari hasil pemeriksaan, yang dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, beberapa wilayah di DKI Jakarta masih ditemukan adanya daging oplosan.
Kendati demikian, Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta menjamin DKI Jakarta bebas dari daging oplosan, yangs empat meresahkan warga DKI.
Hal itu karena daging oplosan merupakan campuran dari dua jenis daging yang berbeda. Sehingga kadar kolesterol yang dihasilkan jauh lebih besar.
Selain itu, kadar kolesterol yang tinggi tersebut, diketahui dapat menyebabkan dampak penyakit bagi orang yang mengkonsumsinya.
Salah satu akibatnya, dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, kadar kolesterol yang tinggi juga mampu menyebabkan hypertensi.
"Kadar lemaknya tinggi, pastinya akan meningkatkan kadar kolestril. Dampaknya ke penyakit-penyakit, seperti penyempitan pembuluh darah, hypertensi," kata Dien saat dihubungi Sindonews.com di Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Seperti diberitakan sebelumnya, Berdasarkan data dari hasil pemeriksaan, yang dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, beberapa wilayah di DKI Jakarta masih ditemukan adanya daging oplosan.
Kendati demikian, Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta menjamin DKI Jakarta bebas dari daging oplosan, yangs empat meresahkan warga DKI.
(stb)