Jakarta rawan daging oplosan
Kamis, 13 Desember 2012 - 18:02 WIB
Jakarta rawan daging oplosan
A
A
A
Sindonews.com – Berdasarkan data dari hasil pemeriksaan, yang dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, beberapa wilayah di DKI Jakarta masih ditemukan adanya daging oplosan.
Untuk wilayah Jakarta Selatan, dari 46 sampel yang diperiksa, enam diantaranya mengandung daging oplosan. Di wilayah Jakarta Timur, dari delapan sampel yang dilakukan pemeriksaan, ditemukan satu sampel yang merupakan daging oplosan. Untuk wilayah Jakarta Utara, dari enam sampel yang diperiksa, hanya satu yang ditemukan positif sebagai daging oplosan.
Sebelumnya diketahui, telah beredar bakso yang dibuat dari campuran daging sapi yang dioplos dengan daging babi di wilayah Jakarta Selatan. Diantaranya beredar di kawasan Cilandak, Kebayoran Lama, dan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Tidak hanya itu, sebuah tempat pengolahan daging bakso di Pasar Anyar Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, juga terindikasi mengoplos daging sapi dengan daging babi. Namun, petugas yang langsung turun ke lapangan tidak menemukan adanya aktivitas pengolahan di tempat tersebut.
Untuk wilayah Jakarta Selatan, dari 46 sampel yang diperiksa, enam diantaranya mengandung daging oplosan. Di wilayah Jakarta Timur, dari delapan sampel yang dilakukan pemeriksaan, ditemukan satu sampel yang merupakan daging oplosan. Untuk wilayah Jakarta Utara, dari enam sampel yang diperiksa, hanya satu yang ditemukan positif sebagai daging oplosan.
Sebelumnya diketahui, telah beredar bakso yang dibuat dari campuran daging sapi yang dioplos dengan daging babi di wilayah Jakarta Selatan. Diantaranya beredar di kawasan Cilandak, Kebayoran Lama, dan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Tidak hanya itu, sebuah tempat pengolahan daging bakso di Pasar Anyar Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, juga terindikasi mengoplos daging sapi dengan daging babi. Namun, petugas yang langsung turun ke lapangan tidak menemukan adanya aktivitas pengolahan di tempat tersebut.
(stb)