Polisi lengah, tahanan kabur dari rumah sakit
Rabu, 05 Desember 2012 - 11:46 WIB
Polisi lengah, tahanan kabur dari rumah sakit
A
A
A
Sindonews.com - Lemahnya pengawasan polisi, membuat seorang tahanan bernama Ronal Adu, asal Dalehi Kabur saat dirujuk berobat di Rumah Sakit Umum Daerah Kefamenanu Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tahanan yang kabur itu berhasil dibekuk kembali oleh Polisi empat jam kemudian di rumah tinggalnya di Bijaepasu Kecamatan Miomaffo Tengah saat hendak menjenguk istri dan anaknya yang masih kecil.
Wakil Kepala Polisi Resort Timor Tengah Utara, Kompol Julian Perdana mengatakan, tahanan yang kabur diduga mengidap TBC. Agar tidak menularkan penyakit tersebut ke tahanan lain, Ronal dirujuk berobat di rumah sakit.
Awalnya, polisi akan menyerahkan Ronal kekeluarganya untuk mendapat perawatan agar penyakit TBC-nya sembuh. Namun setelah upaya kabur ini membuat niat baik polisi berubah.
"Padahal sebelumnya Polisi berniat menyerahkan kembali tahanan itu pada keluarga untuk dirawat setelah setelah dia sembuh," kata Julian menjelaskan di Kefamenanu, Rabu, (05/12/2012).
Julian mengaku tahanan itu berhasil ditangkap atas laporan mertuanya, rupanya sang mertua tidak setuju Ronald Adu kembali menemui istri dan anaknya lagi.
Sebelumnya pemuda ini ditahan atas kasus pengeroyokan dan penganiayaan di Lurasik beberapa waktu lalu.
Tahanan yang kabur itu berhasil dibekuk kembali oleh Polisi empat jam kemudian di rumah tinggalnya di Bijaepasu Kecamatan Miomaffo Tengah saat hendak menjenguk istri dan anaknya yang masih kecil.
Wakil Kepala Polisi Resort Timor Tengah Utara, Kompol Julian Perdana mengatakan, tahanan yang kabur diduga mengidap TBC. Agar tidak menularkan penyakit tersebut ke tahanan lain, Ronal dirujuk berobat di rumah sakit.
Awalnya, polisi akan menyerahkan Ronal kekeluarganya untuk mendapat perawatan agar penyakit TBC-nya sembuh. Namun setelah upaya kabur ini membuat niat baik polisi berubah.
"Padahal sebelumnya Polisi berniat menyerahkan kembali tahanan itu pada keluarga untuk dirawat setelah setelah dia sembuh," kata Julian menjelaskan di Kefamenanu, Rabu, (05/12/2012).
Julian mengaku tahanan itu berhasil ditangkap atas laporan mertuanya, rupanya sang mertua tidak setuju Ronald Adu kembali menemui istri dan anaknya lagi.
Sebelumnya pemuda ini ditahan atas kasus pengeroyokan dan penganiayaan di Lurasik beberapa waktu lalu.
(ysw)