Manokwari mencekam, pos polisi dibakar
Rabu, 05 Desember 2012 - 10:16 WIB
Manokwari mencekam, pos polisi dibakar
A
A
A
Sindonews.com - Pasca tewasnya narapidana yang ditembak polisi, situasi Kota Manokwari, Papua Barat sejak pagi mencekam. Selain memblokade sejumlah jalan, massa juga membakar sebuah pos polisi.
Pos Polisi Sanggeng, Distrik Manokwari Barat, Rabu (5/12/2012) dibakar massa. Selain membakar pos polisi, massa juga memblokade sejumlah ruas jalan di Kota Manokwari.
Keluarga korban yang kecewa atas tindakan kepolisian, memblokade Jembatan Sahara dengan menggunakan batu dan kayu. Mereka juga membakar sejumlah ban di Jalan Yos Sudarso.
Selain itu, pihak keluarga juga menolak pemberian peti jenazah yang diberikan aparat kepolisian. Peti tersebut, malah dijadikan barikade di tengah badan jembatan.
Aksi ini membuat aktivitas warga di sekitar Jalan Yos Sudarso dan Sanggeng lumpuh total.
Sebelumnya, Selasa 4 November 2012 sore, polisi menembak narapidana yang menjadi buronan setelah kabur dari tahanan. Timotius terpaksa ditembak karena berusaha melawan ketika disergap petugas.
Saat akan ditangkap Timotius membawa senjata api rakitan yang berisi tiga butir peluru. Tak mau ambil resiko polisi langsung melumpuhkan narapidana sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, situasi masih terlihat mencekam di sekitar Jembatan Sahara dan Jalan Yos Sudarso. Pihak kemanan dari Polres Manokwari belum nampak di sekitar lokasi untuk melakukan pengamanan.
Pos Polisi Sanggeng, Distrik Manokwari Barat, Rabu (5/12/2012) dibakar massa. Selain membakar pos polisi, massa juga memblokade sejumlah ruas jalan di Kota Manokwari.
Keluarga korban yang kecewa atas tindakan kepolisian, memblokade Jembatan Sahara dengan menggunakan batu dan kayu. Mereka juga membakar sejumlah ban di Jalan Yos Sudarso.
Selain itu, pihak keluarga juga menolak pemberian peti jenazah yang diberikan aparat kepolisian. Peti tersebut, malah dijadikan barikade di tengah badan jembatan.
Aksi ini membuat aktivitas warga di sekitar Jalan Yos Sudarso dan Sanggeng lumpuh total.
Sebelumnya, Selasa 4 November 2012 sore, polisi menembak narapidana yang menjadi buronan setelah kabur dari tahanan. Timotius terpaksa ditembak karena berusaha melawan ketika disergap petugas.
Saat akan ditangkap Timotius membawa senjata api rakitan yang berisi tiga butir peluru. Tak mau ambil resiko polisi langsung melumpuhkan narapidana sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, situasi masih terlihat mencekam di sekitar Jembatan Sahara dan Jalan Yos Sudarso. Pihak kemanan dari Polres Manokwari belum nampak di sekitar lokasi untuk melakukan pengamanan.
(ysw)