PT KAI bantah sosialisasi penggusuran warga
Senin, 03 Desember 2012 - 14:55 WIB
PT KAI bantah sosialisasi penggusuran warga
A
A
A
Sindonews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan respon atas keresahan warga terkait rencana pengembangan Stasiun Wates. PT KAI membantah sudah mensosialisasikan rencana itu, meski tak membantah adanya rencana pengembangan.
Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi VI Sri Winarto membenarkan rencana pengembangan Stasiun Wates. Hanya saja, dia memastikan pengembangan tidak dilakukan tahun depan. Menurutnya, pengembangan stasiun baru direncanakan pada tahun 2015 mendatang.
"Wacana pengembangan seperti stasiun memang ada, karena dari tahun ke tahun direksi menginginkan agar ada peningkatan terus menerus. Secara global tidak hanya di Stasiun Wates saja tapi juga di berbagai stasiun lainnya," kata Sri, Senin (3/12/2012).
Sri mengatakan, rencana pengembangan stasiun dilakukan untuk mengantisipasi kondisi Kulonprogo yang bakal berkembang pesat di masa mendatang. Salah satunya dengan menyiapkan fasilitas pelayanan kepada konsumen, baik dalam pengangkutan penumpang maupun barang.
Pengembangan juga dilakukan dengan menyiapkan fasilitas lintasan dari pusat kota ke titik-titik industri dan transportasi, seperti bandara dan pelabuhan.
"Kami menyiapkan antisipasi untuk merespon perkembangan Kulonprogo. Untuk mendukung operasional bandara, pelabuhan maupun industri," terangnya.
Dia menegaskan, PT KAI belum mensosialisasikan apa pun kepada warga yang menempati lahan mereka. Menurutnya, sosialisasi baru dilakukan jika rencana itu sudah pasti dilakukan.
"Kita belum melakukan sosialisasi terkait rencana renovasi Stasiun Wates kepada warga yang menempati lahan milik kita. Informasi itu mungkin didapat saat ada komunikasi antara para penyewa dan pihak PT KAI.Tapi sejauh ini belum ada sosialisasi resmi," katanya.
Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi VI Sri Winarto membenarkan rencana pengembangan Stasiun Wates. Hanya saja, dia memastikan pengembangan tidak dilakukan tahun depan. Menurutnya, pengembangan stasiun baru direncanakan pada tahun 2015 mendatang.
"Wacana pengembangan seperti stasiun memang ada, karena dari tahun ke tahun direksi menginginkan agar ada peningkatan terus menerus. Secara global tidak hanya di Stasiun Wates saja tapi juga di berbagai stasiun lainnya," kata Sri, Senin (3/12/2012).
Sri mengatakan, rencana pengembangan stasiun dilakukan untuk mengantisipasi kondisi Kulonprogo yang bakal berkembang pesat di masa mendatang. Salah satunya dengan menyiapkan fasilitas pelayanan kepada konsumen, baik dalam pengangkutan penumpang maupun barang.
Pengembangan juga dilakukan dengan menyiapkan fasilitas lintasan dari pusat kota ke titik-titik industri dan transportasi, seperti bandara dan pelabuhan.
"Kami menyiapkan antisipasi untuk merespon perkembangan Kulonprogo. Untuk mendukung operasional bandara, pelabuhan maupun industri," terangnya.
Dia menegaskan, PT KAI belum mensosialisasikan apa pun kepada warga yang menempati lahan mereka. Menurutnya, sosialisasi baru dilakukan jika rencana itu sudah pasti dilakukan.
"Kita belum melakukan sosialisasi terkait rencana renovasi Stasiun Wates kepada warga yang menempati lahan milik kita. Informasi itu mungkin didapat saat ada komunikasi antara para penyewa dan pihak PT KAI.Tapi sejauh ini belum ada sosialisasi resmi," katanya.
(rsa)