Pencari burung diterkam harimau
Senin, 19 November 2012 - 08:39 WIB
Pencari burung diterkam harimau
A
A
A
Sindonews.com - Niat hati hendak mencari burung di hutan, seorang petani di Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) di terkam harimau dan diseret sejauh 10 meter. Korban bisa selamat dan menderita patah tulang. Diduga hewan buas tersebut kelaparan di dalam hutan.
Seorang petani bernama Petrus, warga Nagari Siaur, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Sumbar ini dilarikan ke ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) M Jamil Padang karena digigit harimau jenis macan kumbang dan diseret sejauh 10 meter ke dalam hutan.
Peristiwa ini terjadi ketika Petrus dan dua orang saudaranya mencari burung hutan dengan maksud untuk dijual. Namun tanpa disadarinya, seekor macan kumbang tiba-tiba saja datang dan langsung menggigit kaki korban.
Namun korban sempat melawan dan langsung melarikan diri. Untuk meloloskan diri dari macan kumbang tersebut, korban bersembunyi di dalam hutan selama tiga hari. Petrus akhirnya ditemukan dan ditolong oleh warga sekitar.
Humas RS M Jamil Padang, Gustavianov mengatakan akibat kejadian ini, korban menderita patah pada dua tulang jari kakinya dan harus menjalani operasi.
Kejadian ini merupakan kejadian yang kedua bagi korban, karena sebelumnya korban juga pernah digigit oleh beruang di lokasi yang sama. Diduga, hewan buas ini berani melukai warga karena kelaparan di dalam hutan.
Seorang petani bernama Petrus, warga Nagari Siaur, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Sumbar ini dilarikan ke ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) M Jamil Padang karena digigit harimau jenis macan kumbang dan diseret sejauh 10 meter ke dalam hutan.
Peristiwa ini terjadi ketika Petrus dan dua orang saudaranya mencari burung hutan dengan maksud untuk dijual. Namun tanpa disadarinya, seekor macan kumbang tiba-tiba saja datang dan langsung menggigit kaki korban.
Namun korban sempat melawan dan langsung melarikan diri. Untuk meloloskan diri dari macan kumbang tersebut, korban bersembunyi di dalam hutan selama tiga hari. Petrus akhirnya ditemukan dan ditolong oleh warga sekitar.
Humas RS M Jamil Padang, Gustavianov mengatakan akibat kejadian ini, korban menderita patah pada dua tulang jari kakinya dan harus menjalani operasi.
Kejadian ini merupakan kejadian yang kedua bagi korban, karena sebelumnya korban juga pernah digigit oleh beruang di lokasi yang sama. Diduga, hewan buas ini berani melukai warga karena kelaparan di dalam hutan.
(azh)