Politikus baru, Deddy Mizwar harus kerja keras
Senin, 12 November 2012 - 15:07 WIB
Politikus baru, Deddy Mizwar harus kerja keras
A
A
A
Sindonews.com - Deddy Mizwar yang menjadi pasangan Ahmad Heryawan di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) 2013, merupakan artis pendatang baru dalam kancah politik Jabar. Maka itu, harus lebih kerja keras untuk meraih simpati publik Jabar.
"Deddy Mizwar pendatang baru di panggung politik. Rieke (Diah Pitaloka) dan Dede (Yusuf) lebih dulu. Jadi Deddy Mizwar harus cepat beradaptasi jika ingin suport Ahmad Heryawan. Dia harus lebih bekerja keras," kata Pengamat politik Universitas Padjdjaran (Unpad) Asep Kartiwa kepada wartawan, di Bandung, Jabar, SeniN (12/11/2012).
Upaya PKS yang menggandeng tokoh di film Naga Bonar itu memang tujuannya untuk meraih popularitas. Mengingat pemilih di Jabar sangat besar, sehingga perlu satu sosok yang terkenal.
"Mesin politik yang kuat dibantu tim sukses dan relawan akan membuat strategi di Pilgub Jabar ini lebih efektif," katanya.
Dosen Fakultas Ilmu Politik dan Pemerintahan (Fisip) Unpad ini menyebutkan, di antara partai yang ada di Pilgub Jabar, hanya tiga partai yang memiliki mesin politik kuat. "PDIP, PKS dan Golkar memang mesin politiknya sudah kuat," sebutnya.
Namun, kekuatan mesin partai itu harus dibantu tim sukses dan relawan. "Tim sukses dan relawan biasanya punya militansi. Merekalah yang mendandani citra calon. Jadi partai dan tim sukses harus bisa menghimpun relawan sebanyak-banyaknya," sarannya.
Menurutnya, calon tidak populer tetapi elektabilitasnya terus naik karena ditunjang para relawan militan. Dengan demikian, dari lima pasang cagub/cawagub Pilgub Jabar ini semuanya memiliki peluang. Pasang cagub dan cawagub, yakni Dikdik Mulyana Arif Mansur-Cecep NS Toyib (Dikdik-Toyib) dari jalur independen.
Lalu pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki (Paten) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, (PDIP) pasangan Dede Yusuf-Lex Laksamana (Delman) dari koalisi Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar yang diusung PKS yang berkoalisi dengan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Bulan Bintang (PBB). Serta padangan Irianto MS Syafiuddin alias Yance-Tatang Farhan Nurkahim dari Partai Golkar.
"Deddy Mizwar pendatang baru di panggung politik. Rieke (Diah Pitaloka) dan Dede (Yusuf) lebih dulu. Jadi Deddy Mizwar harus cepat beradaptasi jika ingin suport Ahmad Heryawan. Dia harus lebih bekerja keras," kata Pengamat politik Universitas Padjdjaran (Unpad) Asep Kartiwa kepada wartawan, di Bandung, Jabar, SeniN (12/11/2012).
Upaya PKS yang menggandeng tokoh di film Naga Bonar itu memang tujuannya untuk meraih popularitas. Mengingat pemilih di Jabar sangat besar, sehingga perlu satu sosok yang terkenal.
"Mesin politik yang kuat dibantu tim sukses dan relawan akan membuat strategi di Pilgub Jabar ini lebih efektif," katanya.
Dosen Fakultas Ilmu Politik dan Pemerintahan (Fisip) Unpad ini menyebutkan, di antara partai yang ada di Pilgub Jabar, hanya tiga partai yang memiliki mesin politik kuat. "PDIP, PKS dan Golkar memang mesin politiknya sudah kuat," sebutnya.
Namun, kekuatan mesin partai itu harus dibantu tim sukses dan relawan. "Tim sukses dan relawan biasanya punya militansi. Merekalah yang mendandani citra calon. Jadi partai dan tim sukses harus bisa menghimpun relawan sebanyak-banyaknya," sarannya.
Menurutnya, calon tidak populer tetapi elektabilitasnya terus naik karena ditunjang para relawan militan. Dengan demikian, dari lima pasang cagub/cawagub Pilgub Jabar ini semuanya memiliki peluang. Pasang cagub dan cawagub, yakni Dikdik Mulyana Arif Mansur-Cecep NS Toyib (Dikdik-Toyib) dari jalur independen.
Lalu pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki (Paten) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, (PDIP) pasangan Dede Yusuf-Lex Laksamana (Delman) dari koalisi Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar yang diusung PKS yang berkoalisi dengan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Bulan Bintang (PBB). Serta padangan Irianto MS Syafiuddin alias Yance-Tatang Farhan Nurkahim dari Partai Golkar.
(mhd)