Peluang cagub Jabar merata
Senin, 12 November 2012 - 10:06 WIB
Peluang cagub Jabar merata
A
A
A
Sindonews.com - Kendati sejumlah partai pengusung Calon Gubernur Jawa Barat (Cagub Jabar) mengklaim menang satu putaran, namun pengamat politik menilai peluang seluruh cagub merata.
Pengamat politik Universitas Padjdjaran (Unpad) Asep Kartiwa menilai, peta kekuatan pertarungan di Pilgub Jabar 2013 lebih merata dengan segmen pemilih yang lebih beragam.
"Sehingga semua calon memiliki peluang," kata Asep di Bandung, Senin (12/11/2012).
Karena kekuatan merata, lanjutnya, mesin politik partai, tim sukses, dan relawan harus bekerja keras memoles citra dan mendandani calonnya.
Dia mengungkapkan, segmen pasar di Jabar sangat beragam mulai dari pemilih religius tradisional hingga pemilih modern urban. Jumlah pemilih di Jabar sendiri sekira 37 juta, jauh lebih besar dibandingkan pemilih di DKI Jakarta.
Sehingga tidak heran jika banyak partai di Jabar yang mengusung artis baik sebagai cagub maupun cawagub. Kalangan selebritis dicalonkan untuk memenangkan "pangsa pasar" di Jabar.
"Makanya parpol pilih artis sebagai figur yang mudah dikenal," jelas dosen Fakultas Ilmu Politik dan Pemerintahan (Fisip) Unpad ini.
Pengamat politik Universitas Padjdjaran (Unpad) Asep Kartiwa menilai, peta kekuatan pertarungan di Pilgub Jabar 2013 lebih merata dengan segmen pemilih yang lebih beragam.
"Sehingga semua calon memiliki peluang," kata Asep di Bandung, Senin (12/11/2012).
Karena kekuatan merata, lanjutnya, mesin politik partai, tim sukses, dan relawan harus bekerja keras memoles citra dan mendandani calonnya.
Dia mengungkapkan, segmen pasar di Jabar sangat beragam mulai dari pemilih religius tradisional hingga pemilih modern urban. Jumlah pemilih di Jabar sendiri sekira 37 juta, jauh lebih besar dibandingkan pemilih di DKI Jakarta.
Sehingga tidak heran jika banyak partai di Jabar yang mengusung artis baik sebagai cagub maupun cawagub. Kalangan selebritis dicalonkan untuk memenangkan "pangsa pasar" di Jabar.
"Makanya parpol pilih artis sebagai figur yang mudah dikenal," jelas dosen Fakultas Ilmu Politik dan Pemerintahan (Fisip) Unpad ini.
(ysw)