Chandra bantah bunuh Ayung atas perintah John Kei
Selasa, 06 November 2012 - 14:54 WIB
Chandra bantah bunuh Ayung atas perintah John Kei
A
A
A
Sindonews.com - Terdakwa pembunuh Direktur PT Sanex Steel Tan Hary Tantono alias Ayung, Chandra Kei membantah Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dirinya sewaktu diperiksa oleh Penyidik Polda Metro Jaya.
Dalam BAP tertulis jika Chandra mengaku dikenalkan kepada Ayung oleh John Kei di Tangerang beberapa waktu lalu. Chandra menegaskan dirinya bukan bagian dari anak buah John Kei.
"Saya tidak bekerja pada John Kei, saya kerja ke Ayung sejak 2010. Saya tidak kenal John Kei. Saya bantah BAP itu," ujar Chandra, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2012).
Chandra menjelaskan urusannya dengan Ayung hanya terkait piutang sebesar Rp100 juta yang belum dibayarkan. Padahal Ayung sudah berjanji akan membayarkan pada awal Desember 2011, namun hingga Januari 2012 dia belum juga membayarnya.
Dia datang ke Swissbell Hotel untuk menagih kepada Ayung fee atas pekerjaanya sebagai debt collector perusahaan Ayung, namun sampai di hotel dia justru dicaci maki dan diludahi Ayung.
Bahkan dia sempat dipukul. Tak terima dengan perlakuan tersebut, Chandra membalasnya dan menusuk Ayung di bagian dada dan perut.
"Ini masalah harga diri, karena dia mencaci maki saya," tegasnya.
Chandra juga membantah dalam kamar 2701 Swissbell Hotel ada John Kei dan kawan-kawan. "Tidak ada, mereka sudah turun sebelumnya. Di atas tinggal saya, Tutce Kay, dan Ancola Kay," tuturnya.
Dalam BAP tertulis jika Chandra mengaku dikenalkan kepada Ayung oleh John Kei di Tangerang beberapa waktu lalu. Chandra menegaskan dirinya bukan bagian dari anak buah John Kei.
"Saya tidak bekerja pada John Kei, saya kerja ke Ayung sejak 2010. Saya tidak kenal John Kei. Saya bantah BAP itu," ujar Chandra, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2012).
Chandra menjelaskan urusannya dengan Ayung hanya terkait piutang sebesar Rp100 juta yang belum dibayarkan. Padahal Ayung sudah berjanji akan membayarkan pada awal Desember 2011, namun hingga Januari 2012 dia belum juga membayarnya.
Dia datang ke Swissbell Hotel untuk menagih kepada Ayung fee atas pekerjaanya sebagai debt collector perusahaan Ayung, namun sampai di hotel dia justru dicaci maki dan diludahi Ayung.
Bahkan dia sempat dipukul. Tak terima dengan perlakuan tersebut, Chandra membalasnya dan menusuk Ayung di bagian dada dan perut.
"Ini masalah harga diri, karena dia mencaci maki saya," tegasnya.
Chandra juga membantah dalam kamar 2701 Swissbell Hotel ada John Kei dan kawan-kawan. "Tidak ada, mereka sudah turun sebelumnya. Di atas tinggal saya, Tutce Kay, dan Ancola Kay," tuturnya.
(rsa)