Hari Sumpah Pemuda, HTI gelar aksi di HI

Minggu, 28 Oktober 2012 - 16:40 WIB
Hari Sumpah Pemuda,...
Hari Sumpah Pemuda, HTI gelar aksi di HI
A A A
Sindonews.com - Mahasiswa dan Pemuda Hizbut Tahrir Indonesia menyatakan momentum Hari Sumpah Pemuda harus dijadikan sebagai tonggak perubahan di Indonesia.

Pasalnya, selama lebih dari 60 tahun, kondisi masyarakat Indonesia tidak menunjukan perubahan dari segi kesejahteraan dan penjajahan terus terjadi.

"Sumber daya alam negeri ini dikuasai asing, bahkan pemerintah juga lebih mendukung para pemodal asing untuk menguasai kekayaan alam di negeri ini," kata Koordinator Aksi Darminto dalam orasinya di Bundaran HI, Minggu (28/10/2012).

HTI mencatat dukungan pemerintah terhadap pemodal asing terlihat dari lahirnya UU Migas, penyerahan blok Cepu ke Exxon Mobil, perpanjangan kontrak PT. Freeport, rencana kenaikan harga listrik dan BBM.

Selain itu, banyak sejumlah kasus yang mendera Indonesia seperti kasus korupsi, mafia peradilan dan kasus Century. "Ini bukti kegagalan pemerintah dalam mengelola negara ini,"teriaknya.

HTI meyakini sistem kapitalis demokrasi maupun sosialis komunis adalah sumber penderitaan rakyat dan membahayakan eksistensi Indonesia. Faktanya sistem kapitalisme liberalisme yang diterapkan di negara ini merupakan penyebab kemiskinan, korupsi, mafia hukum serta degradasi moral pemudanya.

"Kami akan terus berjuang untuk tegaknya syariah Islam dalam naungan negara khilafah Islamiyah sebagai solusi tuntas problematika masyarakat Indonesia," tegasnya.
(lns)
Berita Terkait
Jaga Kondusivitas Salatiga,...
Jaga Kondusivitas Salatiga, Wali Kota Ajak Masyarakat Tolak Unjuk Rasa Anarkis
Besok Buruh di Jabar...
Besok Buruh di Jabar Bakal Gelar Aksi unjuk Rasa, Ini Tuntutannya
Diduga Provokator, Polisi...
Diduga Provokator, Polisi Tangkap 8 Pemuda Peserta Demo
Polisi dan Mahasiswa...
Polisi dan Mahasiswa Bentrok di Bangladesh, Enam Orang Tewas!
Demonstran Prancis Bentrok...
Demonstran Prancis Bentrok dengan Aparat Keamanan, 150 Polisi Terluka
Senjata Sonik Ilegal...
Senjata Sonik Ilegal Digunakan untuk Membubarkan 300.000 Demonstran di Serbia
Berita Terkini
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
22 menit yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
2 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
3 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
6 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
6 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved