Dicekal, Gubernur Malut lolos ke luar negeri
Rabu, 24 Oktober 2012 - 16:34 WIB

Dicekal, Gubernur Malut lolos ke luar negeri
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur Maluku Utara (Malut) Thaib Armayin dan istrinya Nurhayati Armayindi dikabarkan lolos keluar Negeri. Padahal status pencekalan terhadapnya hingga kini belum dicabut oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.
Di kabarkan mantan Ketua DPD I Partai Demokrat Malut ini lolos ke luar negeri untuk menunaikan ibadah haji.
"Kami belum mengetahui Thaib Armayin lolos keluar Negeri. Ya pergi haji itu memang hak semua orang beragama," jelas Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kompol Hendrik M Rumsayor, di Ternate, Rabu (24/10/2012).
Hendrik menambahkan, pihaknya harus berkordinasi dulu dengan Bareskrim Mabes Polri untuk mengecek kebenaran Thaib Armayin lolos keluar Negeri.
"Apakah Pak Gubernur diberikan izin Bareskrim Polri untuk ke Mekkah menunaikan ibadah haji, nanti saya cek di Bareskrim Polri," aku Hendrik.
Hingga saat ini, Thaib sendiri belum bisa dimintai keterangan terkait penetapannya sebagai tersangka serta pencegahan ke luar negeri, karena Thaib diketahui jarang melakukan aktifitas dinas termasuk datang ke kantornya.
Diketahui Thaib Armayin, ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi Dana Tak Tersangka (DTT) APBD tahun 2004 senilai Rp6,9 miliar. Dia kemudian di cekal bepergian keluar negeri oleh Bareskrim Polri selama enam bulan mendatang.
Sebelumnya, 12 Oktober 2012 lalu Bareskrim Mabes Polri telah mengirimkan surat pencekalan terhadap Thaib ke Polda Malut untuk ditindak lanjuti. Thaib juga harus mendapat izin dari Mabes Polri melalui Polda Malut bila ingin keluar dari provinsinya.
Bareskrim Mabes Polri saat ini juga telah menyiapkan surat izin ke Presiden untuk menahan Thaib.
Di kabarkan mantan Ketua DPD I Partai Demokrat Malut ini lolos ke luar negeri untuk menunaikan ibadah haji.
"Kami belum mengetahui Thaib Armayin lolos keluar Negeri. Ya pergi haji itu memang hak semua orang beragama," jelas Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kompol Hendrik M Rumsayor, di Ternate, Rabu (24/10/2012).
Hendrik menambahkan, pihaknya harus berkordinasi dulu dengan Bareskrim Mabes Polri untuk mengecek kebenaran Thaib Armayin lolos keluar Negeri.
"Apakah Pak Gubernur diberikan izin Bareskrim Polri untuk ke Mekkah menunaikan ibadah haji, nanti saya cek di Bareskrim Polri," aku Hendrik.
Hingga saat ini, Thaib sendiri belum bisa dimintai keterangan terkait penetapannya sebagai tersangka serta pencegahan ke luar negeri, karena Thaib diketahui jarang melakukan aktifitas dinas termasuk datang ke kantornya.
Diketahui Thaib Armayin, ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi Dana Tak Tersangka (DTT) APBD tahun 2004 senilai Rp6,9 miliar. Dia kemudian di cekal bepergian keluar negeri oleh Bareskrim Polri selama enam bulan mendatang.
Sebelumnya, 12 Oktober 2012 lalu Bareskrim Mabes Polri telah mengirimkan surat pencekalan terhadap Thaib ke Polda Malut untuk ditindak lanjuti. Thaib juga harus mendapat izin dari Mabes Polri melalui Polda Malut bila ingin keluar dari provinsinya.
Bareskrim Mabes Polri saat ini juga telah menyiapkan surat izin ke Presiden untuk menahan Thaib.
(rsa)