Tersangka korupsi cetak sawah bertambah

Senin, 08 Oktober 2012 - 04:30 WIB
Tersangka korupsi cetak...
Tersangka korupsi cetak sawah bertambah
A A A
Sindonews.com - Jaksa di Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Tebing Tinggi kembali membidik tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi percetakan sawah di Desa Padang Gelai Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) di Dinas Tanaman Pangan, Pertanian dan Peternakan kabupaten Empatlawang tahun 2010 lalu.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Tebing Tinggi Hendri Hanafi mengatakan, pihaknya meyakini bahwa tersangka JK yang sudah menjalani persidangan atas kasus yang diindikasi merugikan negara ratusan tersebut tidak sendirian.

Untuk itu pihaknya terus melakukan pengembangan kasus tersebut dan menemukan dua calon tersangka baru, yang jdiduga berperan dalam kasus tersebut.

“Kita akan segera panggil saksi, untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan mereka dan semoga senin besok akan kita mulai,” ujarnya, Minggu 7 Oktober 2012.

Bahkan menurutnya, tidak tertutup kemungkinan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi, akan ada nama baru yang muncul dan terlibat dalam kasus tersebut.

Apalagi menurutnya dua nama yang sedang dibidik tersebut, memiliki peranan yang cukup penting dalam kasus tersebut. Penetapan kedua calon tersangka baru tersebut menurutnya, juga hasil pengembangan dari kasus tersebut.

Dari hasil pemeriksaan dan keterangan terdakwa JK yang sudah menjalani persidangan dan dalam tahapan penuntutan, mengindikasikan keterlibatan dua tersangka baru.

“Siapapun yang terindikasi terlibat jelas akan kita panggil dan mintai keterangan, kalau mengarah kepada tersangka jelas akan kita tindak lanjuti,” ujarnya.

Dia menambahkan, dari hasil pemeriksaan dan penyidikan pihaknya indikasi kerugian negara dalam proyek tersebut mencapai Rp100 juta. Sedangkan nilai proyek sendiri sebesar Rp187 juta.

Rencana awal pengerjaan, luas sawah yang akan dicetak baru seluas 25 Ha. Namun dilapangan diduga proyek tersebut hanya terealisasi sebanyak 50 persen atau sekitar 12,5 ha.

Terpisah ketua komisi 1 DPRD Empatlawang HA Facruruzam mengatakan, pihaknya sangat mendukung upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Empatlawang.

Karena menurutnya, berapapun nilainya, kalau ada indikasi korupsi dan penyalahgunaan anggaran haruslah mendapatkan sanksi pidana. Sehingga hal tersebut bisa menjadi shock teraphy bagi yang lainya.

Apalagi menurutnya, kabupaten Empatlawang adalah kabupaten baru, sehingga upaya pembangunan harus terus digalakkan.

“Jangan sampai menjadi kebiasaan dan biasa, setiap proyek ada anggaran yang dikorupsi. Bisa tidak maju-maju Empatlawang ini,” tukasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
9 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved