Tilep uang negara, 57 PNS mangkir sidang

Jum'at, 14 September 2012 - 03:03 WIB
Tilep uang negara, 57...
Tilep uang negara, 57 PNS mangkir sidang
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 57 dari 77 orang Pengawai Negeri Sipil (PNS) yang masih memilik tungggakan kepada Negara, tidak memenuhi panggilan alias mangkir tim Tuntutan Pengembalian Tuntutan Ganti Rugi negara/daerah (TPTGR) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) pada sidang yang gelar, kemarin.

Sidang ini merupakan sidang ke-3 pasca di terimanya hasil audit BPK terhadap LKPj bupati 2011 yang dipimpin ketua tim TPTGR Indah Putri Indriani didampingi Ketua tim tindaklanjut TPTGR Lutra. Mudjahidin Ibrahim, anggota. Kusmin Hamseng, Yamsal Patappa, Marthina Simon dan Muh Yamin, berlangsung di ruang pertemuan Sekretaris kabupaten.

Ketua tim tindaklanjut TPTGR Lutra Mudjahiddin Ibrahim mengaku pada sidang tersebut mengundang 77 orang PNS, namun yang memenuhi panggilan hanya 16 orang, dan 4 dianyatakan ditunda persidangannya karena masih memerlukan klarifikasi.

"Sebanyak 57 orang PNS yang tidak mengahadiri undangan persidangan tanpa alasan yang jelas," kata Mudjahidin, Kamis 13 September 2012. Dikatakan, pihaknya akan mengundang kembali untuk disidang terkait temuan BPK tersebut.

Lembaga TPTGR adalah lembaga internal Pemkab Lutra yang bertugas untuk mengembalikan uang negara baik itu berupa barang dan fisik serta uang yang menjadi temuan BPK.

"Sidang TPTGR bersifat perdata dalam rangka mengembalikan uang negara. Namun jika dalam proses tersebut PNS yang diduga terlibat berdasarkan temuan BPK tidak memiliki niat untuk mengembalikan maka akan ditindaklanjuti melalui proses hukum di kepolisian maupun di kejaksaan," paparnya.

Sementara itu anggota TPTGR Yamsal Patappa yang juga Kepala Inspektorat Pemkab Lutra, mengatakan dari sidang terungkap komitmen akan mengembalikan temuan tersebut.

"Secara umum memiliki komitmen akan mengembalikan kerugian negara, walaupun dilakukan secara berangsur-angsur," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
1 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved