Polisi masih buru Rais Kei
Senin, 03 September 2012 - 08:18 WIB
Polisi masih buru Rais Kei
A
A
A
Sindonews.com - Lima hari pascabentrokkan antardua kelompok pemuda di Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu 29 Agustus 2012 lalu, penyidik Polres Jakarta Barat hingga kini belum berhasil menangkap Rais Kei yang diduga sebagai penggerak dari kelompok John Kei yang terlibat bentrok dengan kelompok Hercules.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Hengky Hariyadi mengatakan, pihaknya hingga kini terus mendalami keterangan 99 tersangka yang dititipkan di tahanan Polda Metro Jaya. Penyidik juga masih memburu Rais Kei yang diduga sebagai penggerak ratusan orang dari kelompok John Kei untuk melakukan penyerangan.
“Rais Kei masih kami buru. Sejumlah tempat yang dicurigai sebagai lokasi persembunyian dia telah kami ketahui,” katanya di Jakarta, Minggu 2 September 2012..
Mengenai motif penyerangan, Hengky Hariyadi menuturkan motif ekonomi dan primordialisme menjadi latar belakang penyerangan yang dilakukan para tersangka. Berdasarkan keterangan para tersangka, sebelum bentrok terjadi para tersangka ini berkumpul di kawasan Ciledug untuk selanjutnya melakukan aksi penyerangan di lokasi bentrok.
Dari keterangan inilah diketahui bentrok tersebut sudah direncanakan oleh kelompok John Kei. Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menambahkan, penyidik Polres Jakarta Barat dibantu Polda Metro Jaya saat ini masih memburu Rais Kei yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Peranan Rais Kei sebagai penggerak dari kelompok John Kei dalam bentrok tersebut diketahui dari para pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik saat ini fokus menangkap Rais Kei dan meyakini dalam waktu dekat akan menangkap Rais Kei.
Rikwanto menegaskan, kepolisian tidak akan takut dengan aksi premanisme. Pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap premanisme yang sangat meresahkan warga. “Siapa pun mereka yang bertindak anarkistis akan kami tindak. Tidak peduli dari kelompok mana maupun ormas mana,” tuturnya.
Di tempat terpisah, Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Hercules Rozario Marshal meyakini polisi dapat menangkap Rais cepat atau lambat. "Kami yakin polisi dalam waktu dekat akan menangkapnya. Teroris saja cepat ditangkap, apalagi ini,” ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Hengky Hariyadi mengatakan, pihaknya hingga kini terus mendalami keterangan 99 tersangka yang dititipkan di tahanan Polda Metro Jaya. Penyidik juga masih memburu Rais Kei yang diduga sebagai penggerak ratusan orang dari kelompok John Kei untuk melakukan penyerangan.
“Rais Kei masih kami buru. Sejumlah tempat yang dicurigai sebagai lokasi persembunyian dia telah kami ketahui,” katanya di Jakarta, Minggu 2 September 2012..
Mengenai motif penyerangan, Hengky Hariyadi menuturkan motif ekonomi dan primordialisme menjadi latar belakang penyerangan yang dilakukan para tersangka. Berdasarkan keterangan para tersangka, sebelum bentrok terjadi para tersangka ini berkumpul di kawasan Ciledug untuk selanjutnya melakukan aksi penyerangan di lokasi bentrok.
Dari keterangan inilah diketahui bentrok tersebut sudah direncanakan oleh kelompok John Kei. Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menambahkan, penyidik Polres Jakarta Barat dibantu Polda Metro Jaya saat ini masih memburu Rais Kei yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Peranan Rais Kei sebagai penggerak dari kelompok John Kei dalam bentrok tersebut diketahui dari para pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik saat ini fokus menangkap Rais Kei dan meyakini dalam waktu dekat akan menangkap Rais Kei.
Rikwanto menegaskan, kepolisian tidak akan takut dengan aksi premanisme. Pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap premanisme yang sangat meresahkan warga. “Siapa pun mereka yang bertindak anarkistis akan kami tindak. Tidak peduli dari kelompok mana maupun ormas mana,” tuturnya.
Di tempat terpisah, Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Hercules Rozario Marshal meyakini polisi dapat menangkap Rais cepat atau lambat. "Kami yakin polisi dalam waktu dekat akan menangkapnya. Teroris saja cepat ditangkap, apalagi ini,” ujarnya.
(lil)