Ribuan pelayat iringi jenazah Suherman
Senin, 03 September 2012 - 00:17 WIB
Ribuan pelayat iringi jenazah Suherman
A
A
A
Sindonews.com – Proses pemakaman jenazah almarhum Briptu (Anumerta) Suherman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Palia, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel)dilakukan secara militer diikuti ribuan warga.
Pantauan SINDO di lokasi pemakaman, warga memadati area pemakaman. Bahkan, dari luar pagar TMP, ratusan warga berjejer untuk ikut mengantar jenazah Briptu Suherman hingga ke tempat peristiratan terakhirnya.
Sementara itu, pada detik-detik pemakaman, keluarga korban yang turut mengantar jenazah ke liang lahat tak kuasa menahan haru atas kepergian Suherman, anggota terbaik di pasukan Brimob sejak dua tahun terakhir yang gugur dalam penyergapan teroris di Solo Jumat malam.
Upacara pemakaman secara militer yang dipimpin inspektur upacara Kabid Humas Polda Sulselbar AKBP Chevy Ahmad Sobari, mulai dilakukan pada pukul 10.30 WITA, ditandai dengan tembakan salvo keudara.
Usai pembacaan riwayat hidup almarhum Suherman, yang menjadi anggota polisi sejak tiga tahun terakhir, jenazahnya pun langsung dimasukkan ke liang lahat.
Di TMP Palia, ada lima blok yakni blok A hingga blok E. Jumlah pahlawan yang dimakamkan saat ini sebanyak 175 orang, ditambah taman makam bahagia sebanyak 17 orang.
Briptu (Anumerta) Suherman tercatat sebagai pahlawan ke-176 yang makamkan di TMP Palia Pinrang, bersama dengan sejumlah tokoh penting di pemakanan itu.
Usai upacara pemakaman secara militer, pihak keluarga almarhum Suherman melanjutkan proses pemakaman itu dengan upacara tradisi untuk memberi penghomatan terakhir pada almarhum Suherman.
Sementara, kedua orangtua Suherman, Baharuddin (48) dan Tahira (42), yang ikut mengantar kelokasi pemakaman sempat digotong warga saat jatuh pinsang setelah dimakamkan.
Salah seorang warga Pinrang, Haris, 31, yang ikut mengantar proses pemakaman ini mengaku terharu terhadap apa yang telah dialami oleh Suherman.
“Ia adalah seorang pahlawan. Dengan keberaniannya dan keinginannya sejak kecil untuk membasi kejahatan bahkan aksi teroris di tanah air, ia rela mempertarukan nyawanya demi tugas sebagai anggota densus,”jelas Haris.
Pemakaman jenazah Suherman, turut dihadiri Bupati Pinrang, Andi Aslam Patonangi, Ketua DPRD Pinrang Darwis Bastaman, Sekda Pemkab Polman, Syarifuddin Sida, serta beberapa unsur Muspida lainnya.
Pantauan SINDO di lokasi pemakaman, warga memadati area pemakaman. Bahkan, dari luar pagar TMP, ratusan warga berjejer untuk ikut mengantar jenazah Briptu Suherman hingga ke tempat peristiratan terakhirnya.
Sementara itu, pada detik-detik pemakaman, keluarga korban yang turut mengantar jenazah ke liang lahat tak kuasa menahan haru atas kepergian Suherman, anggota terbaik di pasukan Brimob sejak dua tahun terakhir yang gugur dalam penyergapan teroris di Solo Jumat malam.
Upacara pemakaman secara militer yang dipimpin inspektur upacara Kabid Humas Polda Sulselbar AKBP Chevy Ahmad Sobari, mulai dilakukan pada pukul 10.30 WITA, ditandai dengan tembakan salvo keudara.
Usai pembacaan riwayat hidup almarhum Suherman, yang menjadi anggota polisi sejak tiga tahun terakhir, jenazahnya pun langsung dimasukkan ke liang lahat.
Di TMP Palia, ada lima blok yakni blok A hingga blok E. Jumlah pahlawan yang dimakamkan saat ini sebanyak 175 orang, ditambah taman makam bahagia sebanyak 17 orang.
Briptu (Anumerta) Suherman tercatat sebagai pahlawan ke-176 yang makamkan di TMP Palia Pinrang, bersama dengan sejumlah tokoh penting di pemakanan itu.
Usai upacara pemakaman secara militer, pihak keluarga almarhum Suherman melanjutkan proses pemakaman itu dengan upacara tradisi untuk memberi penghomatan terakhir pada almarhum Suherman.
Sementara, kedua orangtua Suherman, Baharuddin (48) dan Tahira (42), yang ikut mengantar kelokasi pemakaman sempat digotong warga saat jatuh pinsang setelah dimakamkan.
Salah seorang warga Pinrang, Haris, 31, yang ikut mengantar proses pemakaman ini mengaku terharu terhadap apa yang telah dialami oleh Suherman.
“Ia adalah seorang pahlawan. Dengan keberaniannya dan keinginannya sejak kecil untuk membasi kejahatan bahkan aksi teroris di tanah air, ia rela mempertarukan nyawanya demi tugas sebagai anggota densus,”jelas Haris.
Pemakaman jenazah Suherman, turut dihadiri Bupati Pinrang, Andi Aslam Patonangi, Ketua DPRD Pinrang Darwis Bastaman, Sekda Pemkab Polman, Syarifuddin Sida, serta beberapa unsur Muspida lainnya.
(azh)