Terimbas Corona, Pusat Grosir Terbesar di Indonesia Timur Ditutup

Sabtu, 04 April 2020 - 19:32 WIB
Terimbas Corona, Pusat...
Terimbas Corona, Pusat Grosir Terbesar di Indonesia Timur Ditutup
A A A
SURABAYA - Setelah menutup Pasar Kapasan, Pemkot Surabaya kembali menutup Pusat Grosir Surabaya (PGS) untuk mewaspadai sebaran virus corona. PGS merupakan pusat grosir terbesar di Indonesia timur yang selalu menjadi rujukan masyarakat.

Selama seharian ini, baik di Pasar Kapasan maupun di PGS para pedagang sibuk membawa pulang barang dari toko dan stan mereka. Rencananya, mulai Minggu (5/4/2020), kedua pasar besar dan legendaris di Kota Pahlawan itu akan ditutup selama 14 hari untuk mencegah penyebaran COVID-19. (Baca juga:BUMDes di Denpasar Bergerak Bersama Cegah Penularan Covid-19)

Koordinator Protokol Komunikasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, M Fikser menuturkan, pihaknya sebelumnya telah melakukan komunikasi dengan General Manager (GM) Pasar PGS terkait penutupan sementara pasar tersebut. Alhasil, pihak manajemen pun merespons baik keputusan itu, lantaran demi kebaikan dan keselamatan warga Surabaya. “Sudah dijelaskan dan mereka setuju. Seluruh pedagang diminta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Jadi sudah clear,” kata Fikser ketika ditemui di Balai Kota Surabaya, Sabtu (4/4/2020).

Dia melanjutkan, terkait dengan penutupan Pasar Kapasan, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya dan sudah menyepakati keputusan tersebut. “Kalau Pasar Kapasan lewat PD Pasar Surya, sudah sepakat juga. Penutupannya mulai besok sampai 14 hari ke depan,” jelasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya ini juga menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyemprotan secara menyeluruh. Tidak hanya di dalam mal atau pasar, tetapi di area sekitar juga ikut disemprot hingga perkampungan.
Bahkan, alat yang digunakan pun tidak hanya menggunakan mobil PMK, tetapi juga pesawat drone. “Dari tampak depan pasar, belakang, samping, masuk ke dalam perkampungan padat penduduk,” ungkapnya.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, Eddy Christijanto menambahkan, ketika terdapat satu karyawan yang terkonfirmasi positif COVID-19, maka protokol kesehatannya yakni melakukan karantina terbatas untuk lokasi tersebut selama 14 hari. “Kita tidak akan berhenti memberikan edukasi kepada pedagang, kenapa maksud dan tujuan dari pada diadakannya karantina,” kata Eddy.

Eddy mengungkapkan, saat ini jumlah pasien positif mengalami kenaikan sekitar 33 pasien. Makanya, pihaknya mengajak warga agar lebih waspada atas perkembangan ini. Semua ini dilakukan agar tidak bertambah jumlah warga yang positif COVID-19. “Kita harus waspada dan lebih waspada dengan perkembangan ini. Tetap ikuti anjuran pemerintah,” katanya.
(nbs)
Berita Terkait
Dampak Corona, Ini Cara...
Dampak Corona, Ini Cara Belanja Online di 23 Pasar Tradisional Kota Bandung
Sisir Warga Tak Bermasker,...
Sisir Warga Tak Bermasker, Risma Blusukan di Pasar Keputran
Pandemi Corona, Bantuan...
Pandemi Corona, Bantuan Sembako Tokoh Surabaya Ini Dinilai Sangat Membantu
Cak Machfud Fokus Semprot...
Cak Machfud Fokus Semprot Disinfektan ke Ponpes dan Panti Asuhan di Surabaya
Cegah Wabah Corona,...
Cegah Wabah Corona, Pemkot Solo Razia Masker di Pasar Depok
Pasar Tradisional Ditata...
Pasar Tradisional Ditata Ulang untuk Putus Mata Rantai Covid-19
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
5 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
5 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
6 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
6 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved