Satu Warga Kobar Positif Corona Punya Riwayat Ikut Tabligh Akbar di Gowa Sulsel

Jum'at, 03 April 2020 - 15:12 WIB
Satu Warga Kobar Positif...
Satu Warga Kobar Positif Corona Punya Riwayat Ikut Tabligh Akbar di Gowa Sulsel
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Satu orang warga Pangkala Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, berinisial SB (47) dipastikan positif virus Corona (COVID-19). Ini merupakan kasus pertama di kabupaten berjuluk Marunting Batu Aji.

“Pada Kamis 2 April 2020 pukul 19.10 WIB, hasil laboratorium dari Litbangkes di Surabaya menyatakan SB positif COVID-19. Saat ini sudah diisolasi di RSUD Sultan Imanuddin,” ujar Bupati Kobar Nurhidayah saat konferensi pers di Kantor Bupati, Jumat (3/4/2020).




Sebelumnya, SB ini punya riwayat perjalanan bersama 59 jamaah Kobar lainnya untuk mengikuti Tabligh Akbar di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada 19-23 Maret 2020.

“SB ini sebelumya berangkat ke Gowa Sulsel bersama 59 jamaah asal Kobar yang masing masing bertempat tinggal di enam kecamatan. Rombongan ini, ada yang naik kapal dan ada yang naik pesawat saat pulang ke Kobar," ungkap Bupati.


Saat ini, penanganan yang sudah dilakukan oleh tim gugus tugas maupun oleh dinas kesehatan pada malam satu orang yang diindikasi sebagai ketua koordinator kelompok jamaah asal Kobar sudah diamankan dan sudah menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


“Malam tadi langsung saya perintahkan kepada Kadinkes, saya komunikasi dan Pak Kapolres dengan Pak Dandim juga untuk bisa menemani tim kita melakukan penjemputan kepada koordinator jamaah,” ujar Bupati.


“Dari 59 jemaah ini di luar yang sudah positif ini, mereka sudah tersebar di 6 kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Barat. Makanya, ini menjadi langkah yang cepat khususnya untuk tim gugus dan teman-teman di lapangan untuk segera melakukan tracking kepada 59 jamaah tabligh,” tuturnya.


Saat ini Kabupaten Kobar ditetapkan statusnya menjadi tanggap darurat. “Saya meminta untuk membuat surat keputusan Bupati Kotawaringin Barat dengan menetapkan status kondisi luar biasa, yaitu KLB COVID-19 Kabupaten Kotawaringin Barat,” tukasnya.


Ia menambahkan, berkaitan masalah tracking 59 jamaah ini pagi ini sudah dikumpulkan mereka di Islamic Center untuk melakukan pemeriksaan rapid test. Hasil rapid test ini mungkin secara teknis bisa disampaikan oleh Kadinkes.

“Ya, karena yang lebih spesifik secara teknis berapa hari rapid test ini bisa diketahui, kemudian apalagi langkah setelah aktivitas ini, tentunya sweeb untuk dikirim ke Surabaya,” pungkasnya.

(zil)
Berita Terkait
Update Hasil Rapid Test,...
Update Hasil Rapid Test, 1.644 Warga Jabar Terindikasi Positif Terinfeksi Corona
Masuk Fase New Normal,...
Masuk Fase New Normal, PPSDM Geominerba Lakukan Rapid Test Seluruh Pegawai
Target Test PCR Belum...
Target Test PCR Belum Penuhi Target, Sehari Baru Bisa 7.000 Spesimen
Ikut Rapid Test Massal,...
Ikut Rapid Test Massal, 3 Pedagang di Parepare Reaktif Virus Corona
Inspektorat Lampung...
Inspektorat Lampung Utara Telurusi Pembelian Alat Rapid Test Rp 1,4 M
Rapid Test Massal di...
Rapid Test Massal di Lapas Baubau, 8 Pegawai-13 Napi Reaktif
Berita Terkini
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
1 jam yang lalu
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
1 jam yang lalu
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
1 jam yang lalu
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
1 jam yang lalu
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
1 jam yang lalu
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
2 jam yang lalu
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved